Beranda Peristiwa Kabupaten Tangerang Targetkan Juara Umum Kelima, 157 Anggota Kafilah MTQ Banten 2026...

Kabupaten Tangerang Targetkan Juara Umum Kelima, 157 Anggota Kafilah MTQ Banten 2026 Dilepas

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melepas 157 anggota kafilah Kabupaten Tangerang yang akan bertanding di Kota Serang.

KAB. TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menargetkan kembali mempertahankan gelar juara umum pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-23 Tingkat Provinsi Banten. Target tersebut ditegaskan saat Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melepas 157 anggota kafilah Kabupaten Tangerang yang akan bertanding di Kota Serang.

Prosesi pelepasan berlangsung di Hotel Yasmin, Sabtu (4/7/2026), dihadiri jajaran pemerintah daerah, pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ), pembina, official, serta para peserta yang akan mewakili Kabupaten Tangerang pada MTQ tingkat provinsi yang digelar pada 6–10 Juli 2026 di KP3B, Kota Serang.

Dalam arahannya, Bupati Maesyal Rasyid meminta seluruh peserta tampil percaya diri dan tidak terbebani saat mengikuti perlombaan. Ia menilai seluruh proses pembinaan telah dilakukan secara maksimal sehingga para peserta tinggal menunjukkan kemampuan terbaik di arena lomba.

“Nanti tampil lepas jangan grogi, harus percaya diri, penuh dengan senyuman. Jaga kesehatan dan jangan melupakan salat serta memanjatkan doa. Upaya sudah maksimal, persiapan sudah matang, proses tidak akan menghianati hasil,” kata Maesyal Rasyid.

Menurutnya, MTQ bukan sekadar ajang kompetisi mencari prestasi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen, mulai dari ulama, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia (DMI), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), hingga masyarakat luas untuk terus mendukung pembinaan generasi Qurani di Kabupaten Tangerang.

Ia menegaskan keberhasilan peserta MTQ harus memberikan dampak lebih luas dibanding sekadar raihan medali atau gelar juara.

“Yang kita kejar bukan hanya predikat kita yang terbaik, tapi bagaimana kita bisa hadir di tengah-tengah masyarakat, bagaimana kita bisa menjadi teladan dan menginspirasi banyak orang dengan syiar Islam yang terus kita dikumandangkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Berebut Rompi Pelampung di Tengah Kepulan Asap Tebal KMP Royce I

Sementara itu, Ketua LPTQ Kabupaten Tangerang yang juga menjabat Sekretaris Daerah, Soma Atmaja, menjelaskan Kabupaten Tangerang mengirimkan total 157 orang dalam kontingen MTQ tahun ini.

Jumlah tersebut terdiri atas 66 peserta, masing-masing 33 putra dan 33 putri, yang akan mengikuti seluruh cabang perlombaan. Selain peserta, terdapat 35 orang pimpinan dan penanggung jawab kafilah serta 56 orang pembina, official, panitia, dan pendamping.

Soma mengatakan seluruh peserta telah menjalani enam tahap pembinaan dan pemusatan latihan sebagai bagian dari persiapan menghadapi MTQ tingkat Provinsi Banten.

Menurutnya, pembinaan tersebut difokuskan untuk meningkatkan kualitas kemampuan peserta sekaligus mempertahankan dominasi Kabupaten Tangerang pada ajang MTQ Provinsi Banten.

“Pembinaan ini untuk meningkatkan kualitas peserta MTQ serta mempertahankan prestasi terbaik sebagai juara umum. Kami siap meraih prestasi juara umum yang kelima kalinya secara berturut-turut pada MTQ ke-23 ini,” ujar Soma.

Ia juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar memanfaatkan hasil pembinaan dengan sebaik-baiknya dan memiliki mental sebagai pemenang sejak sebelum memasuki arena perlombaan.

“Untuk adikku para peserta, sekali lagi tanamkan mentalitas juara kita. Karena menjadi seorang juara bermula dari sini, sekali lagi kita tekadkan dan niatkan saat ini untuk menjadi juara,” pungkasnya.

Kabupaten Tangerang menjadi salah satu daerah yang secara konsisten tampil kompetitif dalam penyelenggaraan MTQ tingkat Provinsi Banten. Pada penyelenggaraan tahun ini, pemerintah daerah kembali memasang target mempertahankan gelar juara umum sekaligus memperkuat pembinaan tilawah, tahfiz, tafsir, hingga cabang-cabang MTQ lainnya sebagai bagian dari pengembangan syiar Islam di daerah.

Tim Redaksi