SERANG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memperluas program sekolah gratis ke Madrasah Aliyah (MA) swasta mulai Juli 2026. Kebijakan ini melengkapi program yang sudah berjalan di tingkat SMA, SMK, dan SKh.
Gubernur Banten, Andra Soni menegaskan, langkah ini untuk membuka akses pendidikan yang setara bagi seluruh pelajar, termasuk yang memilih jalur pendidikan berbasis agama.
“Kami ingin anak-anak yang sekolah di madrasah aliyah juga mendapat kesempatan yang sama,” kata Andra usai upacara Hardiknas di Pendopo Gubernur, Senin (4/5/2026).
Pemprov Banten juga menjalin komunikasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) agar program ini berjalan sinkron dengan kewenangan pusat.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten, Jamaluddin memastikan pelaksanaan program dimulai pada Juli 2026.
“Program sekolah gratis untuk MA swasta mulai kami jalankan Juli nanti,” ujarnya.
Pemprov masih menghitung kemampuan anggaran sebelum menentukan jumlah sekolah penerima program. Jamaluddin menegaskan pemerintah tidak bisa langsung mengakomodasi seluruh MA swasta.
“Kami sesuaikan jumlah sekolah dengan kemampuan anggaran,” katanya.
Besaran bantuan untuk menutup biaya SPP diperkirakan berkisar Rp150 ribu hingga Rp200 ribu per siswa. Pemprov akan mengambil skema pembiayaan dengan nilai tengah sesuai kapasitas fiskal daerah.
Program ini diharapkan memperluas akses pendidikan sekaligus mengurangi beban biaya bagi masyarakat.
Penulis : Audindra Kusuma
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd
