Beranda Pemerintahan Jika Nihil Kasus Covid-19, Pemprov Banten Akan Cabut PSBB di Tangerang Raya

Jika Nihil Kasus Covid-19, Pemprov Banten Akan Cabut PSBB di Tangerang Raya

2065
0
Gubernur Banten, Wahidin Halim saat jumpa pers - (foto Iyus/BantenNews.co.id)

SERANG – Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) menegaskan akan mencabut kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Tangerang Raya jika sudah tidak ada penambahan kasus Covid-19. Diketahui, penerapan PSBB kembali diperpanjang hingga 12 juli mendatang.

Dijelaskan WH, pertimbangan perpanjangan masa PSBB di wilayah Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang dilakukan hingga penyebaran virus Corona dapat ditekan hingga nol kasus.

“PSBB masih berlaku di tiga wilayah dengan pertimbangan saya ingin menyentuh sampai titik nol (kasus Covid19),” jelas WH saat jumpa pers di Rumah Dinas Gubernur Banten, Kota Serang, Senin (29/6/2020).

Lebih lanjut, kata WH, pertimbangan lain diperpanjangannya PSBB dikarenakan masih adanya masyarakat yang belum patuh dengan protokol kesehatan, seperti menjaga jarak, fasilitas cuci tangan, masih kurang terutama di pasar tradisional, tempat wisata.

“Takutnya kalau tidak ada PSBB kaya ditempat lain, kaya di Bali kan balik lagi. Kita harus jaga betul (tidak ada penambahan kasus), harus konsisten sampai dengan batas waktu 14 hari akan kita evaluasi lagi,” katanya.

Menurut WH, saat ini kasus Covid19 di Banten cenderung menurun dan tingkat kesembuhan diatas 50 persen.

“Jumlah pasien yang meninggal dunia dari jumlah kasus hanya 6 persen. Artinya terjadi penurunan. Tapi, tingkat keberbahayaannya semakin rendah,” ujarnya.

Namun, masyarakat di Tangerang Raya tetap untuk konsisten menerapkan protokol kesehatan. Sebab, Covid19 masih mengancam. “Pelonggaran identik dengan pelanggaran,” katanya.

Berdasarkan data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 Banten mencatat jumlah terkonfirmasi positif 1277 kasus. Dari jumlah tersebut 318 orang masih di rawat, 873 orang sudah dinyatakan sembuh dan 86 orang meninggal dunia.

Khusus tiga daerah zona merah yang masih menerapkan PSBB yakni Kota Tangerang 468 kasus positif diantaranya 71 masih dirawat, 364 sembuh dan 33 meninggal dunia. Kota Tangerang Selatan 395 orang terdiri dari 159 masih dirawat, 202 sembuh 34 meninggal dunia.

Sedangkan di Kabupaten Tangerang 268 kasus dengan jumlah kesembuhan 204 orang, 50 orang masih dirawat, dan 14 dinyatakan meninggal dunia.

(Tra/Mir/Red)