Beranda Peristiwa Jembatan Penghubung Dua Desa di Pandeglang Amblas

Jembatan Penghubung Dua Desa di Pandeglang Amblas

381
0
Warga menolong siswa yang terperosok di dekat jemabatan yang menghubungkan Desa Jiput dengan Desa Sukamanah, Kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang, Banten, yang amblas. (Memed/bantennews)

PANDEGLANG – Jembatan dengan panjang 25 meter, lebar 2 meter dan tinggi 7 meter yang berada di atas Sungai Cinanggung, Kecamatan Jiput, Pandeglang, amblas. Jembatan ini menghubungkan dua desa antara Desa Jiput, Kampung Paniis Lebak dengan Desa Sukamanah.

Amblasnya jembatan poros desa tersebut menghambat aktifitas masyarakat dan anak sekolah yang berada di dua desa itu, lantaran jembatan itu adalah salah satu jalan penghubung paling terdekat bagi kedua warga desa. Diduga usia jembatan yang sudah lebih dari 20 tahun dan pinggiran sungai yang terkikis menjadi penyebab amblasnya jembatan itu,

“Amblas aja ke bawah, itu bisa saja terjadi karena sudah lama sekitar 20 tahun bisa juga karena musim penghujan juga aliran sungai Cinanggung bisa saja terkikis sedikit-sedikit,” kata Ade, anggota BPBD Pandeglang, Rabu (5/12/2018).

Meski sudah amblas, warga terpaksa masih menggunakan jembatan itu untuk melakukan aktifitas sehari-hari, karena jika harus melewati jalan lain warga harus memutar sejauh 4 kilometer.

“Kemarin itu, ga ada korban jiwa, untuk aktifitas warga masih melintas jembatan Cinanggung karena mungkin aksesnya dekat ya, kalau muter lagi sekitar 4 kilometer lebih,” terangnya.

Karena kondisi jembatan yang rusak hanya pejalan kaki saja yang bisa melintasi jembatan itu, namun itupun harus berhati-hati saat melintasinya.

“Sebenarnya tidak aman untuk dilintasi tapi mungkin karena ini darurat jalannya mungkin dekat jadi terpaksa, hanya pejalan kaki aja dan pejalan kaki juga harus hati-hati. Kalau kendaraan tidak bisa melintas,” imbuhnya. (Med/Red)