
PANDEGLANG — Jembatan penghubung antar desa di Kampung Kadupandak, Desa Sinarjaya, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang roboh pada Sabtu (31/01/2026). Peristiwa ini menyebabkan akses utama warga dari beberapa desa terputus dan tidak bisa dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.
Jembatan tersebut selama ini menjadi jalur vital penghubung antara Desa Sinarjaya, Desa Panjangjaya, Desa Cikumben, dan Desa Ramea.
Akibat robohnya jembatan, aktivitas warga seperti bekerja, bersekolah, hingga distribusi hasil pertanian menjadi terganggu. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Masja, salah seorang warga setempat, mengatakan jembatan tersebut memang sudah dalam kondisi lapuk dan tidak pernah mendapat perbaikan besar selama puluhan tahun terakhir.
“Jembatannya sudah lapuk, aliran air juga deras banget pas hujan. Akhirnya roboh. Terakhir dibangun itu tahun 1994,” ujar Masja.
Menurut warga, derasnya arus sungai akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir diduga menjadi pemicu utama ambruknya jembatan yang sudah termakan usia tersebut.
Kini warga terpaksa mencari jalur alternatif yang lebih jauh dan sulit dilalui untuk beraktivitas sehari-hari.
Masyarakat berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan melakukan penanganan darurat serta pembangunan kembali jembatan, mengingat akses tersebut sangat penting bagi mobilitas dan perekonomian warga.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah setempat terkait rencana perbaikan jembatan yang roboh tersebut.
Tim Redaksi