PANDEGLANG – Dua warga Kampung Curug, Desa Curug Langlang, Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang, terjatuh dari jembatan gantung saat hendak pulang ke rumahnya, Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Akibat kejadian tersebut, kedua korban mengalami terkilir dan harus mendapatkan penanganan dari ahli patah tulang.
Kepala Desa Curug Langlang, Oom, membenarkan peristiwa jatuhnya dua warganya tersebut. Ia menjelaskan, sebelum kejadian kedua korban baru saja berbelanja kebutuhan sehari-hari di kampung sebelah dan melintasi jembatan gantung yang menghubungkan Kampung Curug dengan Kampung Sudimara.
“Iya betul, ada dua warga kami bernama Ene Masnah dan Rina. Mereka habis belanja, lalu saat pulang ke rumahnya di Curug Sudimara terjatuh di jembatan gantung,” kata Oom saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (12/2/2026).
Menurut Oom, jembatan gantung tersebut memiliki panjang sekitar 30 meter dan lebar 1,2 meter. Jembatan itu dibangun pada 2016 melalui dana CSR PT Krakatau Steel. Namun, hingga kini kondisinya semakin memprihatinkan dan belum mendapatkan perbaikan dari pemerintah daerah.
“Korban jatuh di bagian ujung jembatan dengan ketinggian sekitar dua meter. Alhamdulillah hanya terkilir dan sekarang kondisinya sudah membaik. Saya sudah beberapa kali mengusulkan perbaikan melalui Musrenbang desa dan kecamatan, tetapi karena keterbatasan anggaran daerah, belum bisa direalisasikan,” jelasnya.
Ia menambahkan, kondisi jembatan saat ini sangat mengkhawatirkan. Beberapa bagian pengaman samping jembatan sudah putus, sementara lantai jembatan banyak yang berlubang dan hanya ditambal menggunakan papan kayu.
“Di Kampung Curug ada sekitar 35 kepala keluarga. Jembatan ini akses vital warga, termasuk anak-anak sekolah yang setiap hari melintas,” ujarnya.
Untuk mencegah jatuhnya korban jiwa, Oom mengaku bersama warga setempat melakukan perbaikan sementara secara swadaya sambil menunggu adanya pembangunan permanen dari pemerintah daerah.
“Saya dan pak camat serta dinas terkait sering mengecek ke lokasi. Saya juga terus mengingatkan agar jembatan ini segera diperbaiki karena sangat berbahaya. Sementara ini kami imbau warga tetap berhati-hati saat melintas,” pungkasnya.
Penulis: Memed
Editor: Usman Temposo
