LEBAK — Hujan deras di Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak, mengambrukkan Jembatan Ciguha di Kampung Lebaksitu, Desa Lebaksitu, Kamis (24/9/2026). Jembatan sepanjang 10 meter dan lebar 1,5 meter itu menghubungkan warga Lebak dengan Desa Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Jembatan yang melintang di atas Sungai Ciguha tersebut menjadi akses penting bagi warga kedua wilayah. Setelah jembatan ambruk, warga Desa Cisarua harus menempuh jalur memutar hingga belasan kilometer untuk menuju Desa Lebaksitu.
Kepala Desa Lebaksitu, Omo Sumarudin mengatakan, warga membangun Jembatan Ciguha secara swadaya pada 1987. Usianya kini hampir 40 tahun dan kondisi konstruksinya sudah menua.
“Usia jembatan sudah sekitar 40 tahun. Kondisi jembatan memang sudah usang pada bagian bantalan konstruksi jembatan. Setiap perbaikan memang selalu dikerjakan melalui swadaya masyarakat,” kata Omo saat ditemui di lokasi, Kamis (24/9/2026).
Menurut Omo, ambruknya jembatan langsung mengganggu mobilitas warga dua kabupaten.
“Kalau harus memutar, ya warga harus menempuh jalan belasan kilometer agar bisa sampai ke tujuan,” ujarnya.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Lebak bersama Camat Lebakgedong dan Polsek Lebakgedong langsung meninjau lokasi setelah kejadian.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kabupaten Lebak, Hamdan mengatakan, Bupati Lebak menginstruksikan jajarannya melakukan survei dan pendataan teknis.
“Kami langsung menuju lokasi dan sudah melakukan survei fotografi serta pendataan secara detail. Jadi apa-apa yang perlu kita perbaiki, langsung kita perbaiki,” kata Hamdan.
Hamdan mengatakan, tim menemukan pondasi baru yang sebelumnya dibangun warga. PUPR berencana memanfaatkan pondasi tersebut untuk pembangunan jembatan baru, tetapi terlebih dahulu akan menguji kekuatan betonnya.
“Kita tidak akan langsung membangun jembatan, tapi kita akan menguji kekuatan beton sebelum melakukan pembangunan,” ujarnya.
DPUPR juga menyiapkan penguatan struktur lantai menggunakan besi penyangga agar beban kendaraan tidak hanya bertumpu pada pondasi.
Hamdan mengatakan, Pemkab Lebak akan mengupayakan pembangunan Jembatan Ciguha melalui anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT). DPUPR segera menghitung kebutuhan biaya pembangunan berdasarkan hasil survei teknis.
Selain Pemkab Lebak, kepolisian juga membuka peluang untuk membantu pembangunan jembatan tersebut.
Hamdan menyebut Kapolsek Lebakgedong telah menyampaikan adanya arahan dari pimpinan Polri untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah sesuai kebutuhan teknis.
Penulis : Sandi Sudrajat
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd
