Beranda Peristiwa Jembatan Ambruk, Siswa di Pandeglang Terpaksa Lintasi Sungai untuk Menuju Sekolah

Jembatan Ambruk, Siswa di Pandeglang Terpaksa Lintasi Sungai untuk Menuju Sekolah

158
0
Sejumlah siswa di Kabupaten Pandeglang menyeberangi sungai. (Memed/bantennews)

PANDEGLANG – Akibat jembatan penghubung ambruk siswa-siswi SDN Ciseureuheun 4 di Kampung Cipeuteuy Sabrang, Desa Ciseureuheun, Kecamatan Cigeulis harus berjuang menyusuri sungai untuk pergi ke sekolah.

Pasalnya, jembatan yang terbuat dari kayu itu merupakan akses penghubung antara kedua kampung di Desa Ciseureuheun ambruk akibat sudah dimakan usia, alhasil untuk pergi ke sekolah siswa-siswi ini harus menyeberangi sungai.

“Kurang lebih 5 hari itu seperti itu (melintasi sungai-red) karena kan jembatannya ambruk,” kata Harun, salah seorang warga sekitar, Senin (25/3/2019).

Menurut Harun, meski Kampung Sabrang adalah kampung terpencil yang hanya dihuni oleh 16 kepala keluarga (KK), namun ia tetap berharap pemerintah segera memperbaiki jembatan tersebut agar aktifitas masyarakat tidak terganggu dan tidak sampai menelan korban jiwa akibat terseret arus sungai.

“Kasian juga kan murid-murid sekolah itu, gimana kalau air sungainya lagi besar, bisa-bisa mereka tidak bisa sekolah,” tandasnya

Sementara itu Camat Cigeulis, Engkos Kosasih  menyarankan untuk menanyakan langsung kepada warga perihal jembatan yang roboh tersebut.

“Tanyakan ke Desa, Musrenbang diusulkan sudah,” katanya. (Med/Red)