Beranda Peristiwa Jemaah Haji Asal Pandeglang yang Meninggal di Tanah Suci Bertambah Jadi Tiga...

Jemaah Haji Asal Pandeglang yang Meninggal di Tanah Suci Bertambah Jadi Tiga Orang

Ilustrasi

PANDEGLANG – Jumlah jemaah haji asal Kabupaten Pandeglang yang meninggal dunia di Tanah Suci kembali bertambah. Hingga Kamis (4/6/2026), tercatat tiga jemaah asal Pandeglang wafat saat menjalankan rangkaian ibadah haji di Mekkah.

Jemaah terbaru yang dilaporkan meninggal dunia adalah Fatimah, jemaah perempuan asal Kecamatan Banjar yang tergabung dalam Kloter 13. Fatimah meninggal setelah menyelesaikan pelaksanaan ibadah haji.

Sebelumnya, dua jemaah asal Pandeglang lebih dulu dilaporkan wafat, yakni Suntana asal Kecamatan Jiput dan Iwan Setiawan asal Kecamatan Majasari. Keduanya merupakan jemaah yang tergabung dalam Kloter 17.

Kepala Seksi Bina Haji Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pandeglang, Aden Soleh Iskandar, mengatakan seluruh jemaah yang meninggal dunia diketahui mengalami gangguan kesehatan sebelum akhirnya wafat.

“Terdata ada tiga orang jemaah yang meninggal dunia. Semuanya karena sakit. Dua laki-laki dan satu perempuan. Untuk jemaah perempuan meninggal setelah melaksanakan ibadah haji,” kata Aden.

Bertambahnya jumlah jemaah yang meninggal membuat petugas haji meningkatkan pengawasan terhadap kondisi kesehatan jemaah lain yang masih berada di Arab Saudi. Fokus pemantauan kini diarahkan pada jemaah lanjut usia dan mereka yang memiliki riwayat penyakit bawaan, mengingat fase pasca-puncak ibadah haji kerap menjadi periode yang cukup menguras kondisi fisik.

Menurut Aden, pihaknya telah meminta tim kesehatan untuk memperketat pemantauan kesehatan menjelang kepulangan jemaah ke Indonesia.

“Kami sudah menginstruksikan tim kesehatan agar memperketat pengawasan kesehatan para jemaah haji menjelang kepulangan mereka ke tanah air,” ujarnya.

Sementara itu, proses pemulangan jemaah haji asal Kabupaten Pandeglang dijadwalkan berlangsung secara bertahap mulai 20 Juni 2026. Kloter pertama diperkirakan tiba di titik penjemputan di Pandeglang pada pukul 13.00 WIB.

Baca Juga :  Mendikbud Imbau Sekolah Libur Bila Daerah Masih Darurat Bencana

Petugas berharap seluruh jemaah yang masih berada di Tanah Suci dapat menjaga kondisi tubuh, mengingat cuaca panas dan aktivitas ibadah yang padat masih berpotensi memicu gangguan kesehatan hingga menjelang kepulangan.

Penulis: Memed
Editor: Usman Temposo