Beranda Bisnis Jelang Ramadan, Harga Daging Ayam di Pasar Rangkasbitung Meroket

Jelang Ramadan, Harga Daging Ayam di Pasar Rangkasbitung Meroket

Salah seorang pedagang daging ayam di Pasar Tradisional Rangkasbitung. (Foto: Sandi/BantenNews.co.id)

LEBAK – Menjelang Ramadan 2026, harga daging ayam di Pasar Tradisional Rangkasbitung mengalami kenaikan signifikan. Kenaikan harga tersebut telah berlangsung selama tiga hari terakhir.

Ujang, salah seorang pedagang daging ayam di Pasar Tradisional Rangkasbitung, mengatakan kenaikan terjadi secara bertahap. Dalam tiga hari terakhir, harga daging ayam terus merangkak naik hingga menembus Rp40.000 per kilogram.

“Awalnya Rp34.000 per kilogram, lalu naik menjadi Rp35.000, kemudian Rp38.000, dan sekarang sudah Rp40.000 per kilogram,” kata Ujang saat ditemui di lapak dagangannya, Selasa (10/2/2026).

Ia mengungkapkan, kenaikan harga berdampak pada penurunan penjualan. Jika sebelumnya mampu menjual 2 hingga 3 kuintal daging ayam per hari, kini hanya sekitar 1 kuintal.

“Memang biasanya menjelang Ramadan harga daging ayam dan kebutuhan pokok lainnya pasti naik,” ujarnya.

Kenaikan harga ini juga dirasakan langsung oleh konsumen. Sanah, salah satu pembeli, mengaku harus berpikir ulang saat membeli daging ayam.

“Biasanya satu kilogram Rp35.000, sekarang sudah Rp40.000. Berat untuk kami,” ucapnya.

Ia menambahkan, meski Ramadan belum tiba, harga sudah naik. Ia khawatir harga daging ayam akan kembali melonjak menjelang Lebaran.

“Sepertinya harga daging ayam akan terus naik,” katanya.

Penulis: Sandi Sudrajat
Editor: Usman Temposo