Beranda Uncategorized Jelang Pilpres 2019, WH Ajak Masyarakat Bijak Gunakan Medsos

Jelang Pilpres 2019, WH Ajak Masyarakat Bijak Gunakan Medsos

220
0
Gubernur Wahidin Halim saat menghadiri pengajian dan silaturahmi ulama dan umaro se-Kabupaten Serang di Masjid Kampung Ciagel, Desa Kibin, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Rabu (13/9/2018). (Foto: Humas Pemprov Banten)

SERANG – Gubernur Banten Wahidin Halim mengajak seluruh kalangan masyarakat untuk selalu bijak dalam menggunakan media sosial (medsos). Hal ini guna menghindari dampak negatif yang dapat ditimbulkan.

“Lebih mudah orang menggunakan media sosial untuk menghantam seseorang, untuk menghina seseorang. Medsos dijadikan untuk melampiaskan ketidaksenangan dia kepada seseorang,” kata Gubernur WH saat menghadiri pengajian dan silaturahmi ulama dan umaro se-Kabupaten Serang di Masjid Kampung Ciagel, Desa Kibin, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Rabu (13/9/2018).

Dampak negatif medsos yang dimaksudkan adalah mudahnya penyebaran informasi hoaks yang bertujuan memecah belah persatuan dan kesatuan. Informasi hoaks yang demikian rentan memicu konflik di kalangan masyarakat.

“Ini persoalan kita sekarang. Saya hanya mengingatkan, apa saja membuat seseorang iri dan dengki kepada orang lain,” imbuhnya dalam rilis yang diterima wartawan.

Untuk itu, lanjut Wahidin, keberagaman dan persaudaraan antar umat beragama di Indonesia sangatlah penting, salah satunya dengan melaksanakan silaturahmi dengan antara ulama dengan umaro.

“Oleh karena itu saya setuju dilakukan silaturahmi atau pengajian dengan para ulama dan umaro seperti sekarang ini. Sebagai umaro kita harus taat kepada ulama, kita harus dekatkan diri kita pada ulama.”

Gubernur WH jug mengimbau agar umat Islam di Banten tetap menjaga ukhuwah Islamiah dalam menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang. Karena dengan ukhuwah islamiyah kehidupan berbangsa dan bernegara akan rukun, harmonis, saling menghormati, saling mencintai, dan saling menolong dalam semangat persaudaraan kebangsaan.

“Agama Islam adalah agama rahmatan lilalatim, membangun kasih sayang di antara kita, dengan tetangga kita bahkan dengan agama lainpun harus saling menghormati,” ucapnya. (Red)