Beranda Bisnis Jelang Lebaran, UMKM Kue Kering di Kota Serang Kebanjiran Pesanan

Jelang Lebaran, UMKM Kue Kering di Kota Serang Kebanjiran Pesanan

Proses pembuatan kue kering di salah satu UMKM di Kota Serang. (Adef/bantennews)

SERANG – Permintaan kue kering di Kota Serang melonjak tajam menjelang Hari Raya Idulfitri. Sejumlah pelaku usaha rumahan bahkan terus mengebut produksi untuk memenuhi pesanan yang masih berdatangan.

Salah satunya usaha kue kering rumahan Daraque di Kampung Benggala, Kota Serang. Usaha milik Herawati ini kebanjiran order hingga mendekati Lebaran.

Daraque memproduksi sekitar 10 varian kue kering favorit Lebaran, seperti nastar keju, nastar roll, nastar bulat, lidah kucing rainbow, kastengel, putri salju, kue kacang hingga choco chip.

Pemilik Daraque, Herawati, mengatakan produksi tahun ini meningkat sekitar 35 persen dibandingkan Lebaran tahun lalu.

“Biasanya H-7 Lebaran produksi sudah selesai, tapi sekarang masih berjalan karena target 1.000 toples belum tercapai,” ujarnya, Sabtu (14/3/2026).

Menurutnya, varian yang paling banyak diburu pembeli yakni nastar keju, nastar roll, nastar bulat, lidah kucing, dan kastengel.

Herawati juga menaikkan harga beberapa produk sekitar Rp5.000 per toples akibat kenaikan harga bahan baku, terutama untuk kastengel dan nastar.

Untuk memperluas pasar, Daraque menggandeng sejumlah reseller yang memasarkan produknya ke berbagai daerah.

Harga kue kering dijual mulai Rp65.000 hingga Rp125.000 per toples. Sementara paket parsel Lebaran dibanderol antara Rp250.000 hingga Rp300.000.

Menariknya, pesanan tidak hanya datang dari Banten. Pembeli juga berasal dari Lampung, Purwokerto, Sidoarjo, Yogyakarta hingga Jakarta, selain dari Serang, Pandeglang, dan Cilegon.

Jika Anda ingin, saya juga bisa buatkan 3 alternatif judul yang lebih clickbait khas portal berita lokal agar trafik pembaca lebih tinggi.

Penulis : Ade Faturohman
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd