Beranda Pemerintahan Jelang Idul Fitri, Pemkab Serang Tekan Harga Bahan Pokok

Jelang Idul Fitri, Pemkab Serang Tekan Harga Bahan Pokok

69
0
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah bersama Prauri selaku Plt Kepala Diskoperindag Kabupaten Serang saat meninjau pasar murah di Kantor Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Selasa (4/5/2021) - (Nindia/BantenNews.co.id)

KAB. SERANG – Menjelang hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah, Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah bersama Dinas Koperasi Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Serang menggelar operasi pasar di Pasar Tradisional Baros dan pasar murah yang dilaksanakan di Kecamatan Baros, Selasa (4/5/2021).

Bupati menyebutkan hasil operasi pantauan pasar terkait harga-harga kebutuhan pokok secara menyeluruh masih stabil.

“Kacang tanah yang agak naik, mungkin karena tradisi lebaran kan semua ada kacang goreng. Dan insya Allah Pemda, Diskoperindag, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta PT ASB sedang menyiapkan untuk operasi pasar,” ujarnya.

Ditemui terpisah, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Diskoperindag Kabupaten Serang, Prauri mengatakan kegiatan operasi pasar yang digelar bersama Perum Bulog Serang itu dilakukan untuk memantau kenaikan harga yang terjadi menjelang lebaran.

“Setiap ada kenaikan, saya selalu melakukan operasi pasar tapi terhadap barang-barang yang naik,” ujarnya yang ditemui di sela-sela meninjau pasar murah.

Dikatakan Prauri, harga bahan-bahan pokok yang mengalami kenaikan saat ini di antaranya adalah kacang tanah, daging ayam, daging sapi, dan minyak goreng kemasan.

Menjelang lebaran harga daging sapi mengalami kenaikan Rp10 ribu dengan harga semula Rp130 ribu menjadi Rp140 ribu. Harga daging ayam yang semula Rp32 ribu menjadi Rp40 ribu, sementara itu harga kacang tanah juga mengalami kenaikan dari harga Rp28 ribu menjadi Rp32 ribu.

Selain adanya operasi pasar, Diskoperindag Kabupaten Serang bersama Perum Bulog Serang dan sejumlah retail-retail menggelar pasar murah yang bertempat di Kecamatan Baros.

Adah (44), salah satu warga Desa Sukamenak, Kecamatan Baros mengaku merasa terbantu dengan adanya pasar murah menjelang lebaran.

“Merasa terbantu ya dengan adanya pasar murah ini, tadi belanja dua paket harga satu paketnya Rp50 ribu. Isinya ada dua minyak goreng, terigu, susu, gula, teh, beras, empat mie, saus, sama kecap. Biasanya kalau hari biasa enggak dapat segini,” ujarnya pada BantenNews.co.id.

Ia berharap menjelang lebaran tidak ada terjadi kenaikan harga yang melambung dikarenakan situasi ekonomi yang saat ini sedang tidak baik.

(Nin/Red)