Beranda Pemerintahan Jelang Idul Adha, Kondisi RPH Kota Serang Jadi Sorotan

Jelang Idul Adha, Kondisi RPH Kota Serang Jadi Sorotan

Salah satu sudut ruang RPH Kota Serang. (Istimewa)

SERANG — Menjelang Idul Adha 2026, kondisi Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Serang menjadi sorotan.

Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menilai fasilitas yang ada sudah tidak layak dan membutuhkan pembenahan cepat di tengah meningkatnya kebutuhan pemotongan hewan kurban.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Serang, Sony August menegaskan, RPH memegang peran vital dalam menjamin kualitas daging yang aman, higienis, dan sesuai standar halal.

“Secara kondisi, RPH kita sudah tidak layak. Padahal ini bisa menjadi aset daerah sekaligus sumber pendapatan,” tegas Sony, Selasa (14/4/2026).

Pemkot Serang sebenarnya telah menyiapkan rencana pembangunan ulang RPH. Namun, keterbatasan anggaran membuat proyek tersebut belum bisa direalisasikan pada 2026.

Wali Kota Serang, Budi Rustandi, memastikan pemerintah tetap mengambil langkah cepat melalui perbaikan darurat agar RPH tetap bisa beroperasi saat Iduladha.

“Tahun ini belum ada pembangunan baru. Tapi kami lakukan perbaikan agar RPH tetap bisa difungsikan,” ujarnya.

Ia menargetkan pembangunan RPH secara menyeluruh masuk dalam anggaran 2027, menyesuaikan kemampuan fiskal daerah.

“Kita prioritaskan sesuai kemampuan anggaran. Insya Allah 2027 bisa direalisasikan,” katanya.

Di tengah keterbatasan fasilitas, DKP3 juga memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban. Petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) serta pendataan hewan dari luar daerah.

Langkah ini memastikan seluruh hewan yang dipotong, baik di RPH maupun di lapak masyarakat, dalam kondisi sehat dan aman dikonsumsi.

Dengan kondisi RPH yang belum ideal, Pemkot Serang kini berpacu dengan waktu memastikan layanan tetap berjalan sekaligus menjaga standar kesehatan daging kurban bagi masyarakat.

Penulis : Ade Faturohman
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd