Beranda Kesehatan Jangan Napsu, Ketahui Batas Ketahanan Tubuh dalam Berolahraga

Jangan Napsu, Ketahui Batas Ketahanan Tubuh dalam Berolahraga

176
0
Aktivitas SHAGA Runners Point - foto istimewa

Olahraga berat atau yang berintensitas tinggi memang lebih berisiko bagi kesehatan, terlebih bila dilakukan secara berlebihan.

Bahkan pada orang yang mempunyai faktor risiko tertentu seperti penyakit jantung bisa berdampak buruk bila tak memperhatikan kondisi tubuh saat melakukan aktivitas ini.

“Olahraga yang memacu jantung ini biasanya menyebabkan hormon-hormon yang tidak baik itu dilepaskan dalam keadaan berlebihan oleh tubuh. Misalnya adrenalin, katekolamin, seperti itu. Untuk orang-orang yang sudah punya faktor risiko penyakit jantung ya terpicu kena serangan,” kata ahli jantung dan pembuluh darah dr Dede Moeswir, SpPD, KKV, dari OMNI Hospitals Pulomas dilansir detik.com.

Lantas bagaimana cara mengetahui batas ketahanan tubuh dalam berolahraga?

Menurut seorang praktisi dan pelatih kebugaran pound fit, Sistya Windasari, batas ketahanan bisa diketahui dengan cara bertahap sampai akhirnya tubuh merasa cukup lelah dan meminta untuk beristirahat.

“Biar tahu sebenarnya semua olahraga itu bertahap, warn up and then mulai pelan-pelan sampai kita bisa tahu tingkat level kita sudah paling maksimal dimana gitu kan. Jangan lupa cooling down dan stretching itu sudah basic gerakannya,” kata Sistya saati ditemui di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan.

Pelatih kebugaran pound fit lainnya, Gwendoline Chia, mengatakan bahwa batas ketahanan tubuh bisa diketahui pada saat seseorang mulai sulit untuk mengatur napas.

“Biasanya kerasa capek tuh aduh mau napas aja sudah susah, itu mendingan berhenti dulu kalau diterusin juga percuma nggak akan dapat apa-apa malah ujung-ujungnya cedera. Jadi paling simpel dari napas, kalau sudah susah jangan dipaksa,” jelas Gwendoline.

(Red)