Beranda Peristiwa Jalur Kapal di Perairan Selat Sunda Segera Dipetakan

Jalur Kapal di Perairan Selat Sunda Segera Dipetakan

Sejumlah kapal yang biasa melintasi perairan Selat Sunda. (Foto : Gilang)

CILEGON – Perairan Selat Sunda ke depan akan diadakan Traffic Separation Scheme (TSS), yakni pembuatan skema pemisah lalu lintas antara kapal-kapal ferry dan kapal barang yang melintas. Dengan demikian Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) yang diberlakukan secara nasional di perairan itu selama ini akan dipetakan guna kapal-kapal internasional.

Survei pemetaan itu pun akan dilakukan oleh sebanyak 30 negara yang tergabung dalam International Maritime Organization (IMO). “Ini mau survei lokasinya (dari IMO) kita kan mengajukan, dirapatkan di IMO termasuk negara-negara yang sering kapalnya ke sini supaya aman,” kata kepala Vissel Traffic¬† Services (VTS) Entris Sutrisna kepada wartawan di Merak, Kamis (25/10/2018).

Entris menerangkan, perairan Selat Sunda setiap harinya dilintasi ratusan trip kapal berbagai jenis. Dengan adanya penetapan jalur internasional itu, keselamatan kapal-kapal yang berlayar di Selat Sunda lebih terawasi dengan adanya rambu-rambu untuk jalur kapal ferry dan kapal barang di sepanjang TSS yang juga akan memberikan peringatan bagi pelanggar alur.

“Ada jalur itu di ALKI untuk internal aja kalau TSS seluruh negara tahu bahkan kapal luar negeri pun bisa mengusir kapal kita kalau yang salah jalur. Artinya lewat situ tetap akan bayar kayak tol lagi gitu. Jadi semua kapal antar negara itu lewat Selat Sunda.¬†Yang akan dibuat (TSS) Selat Sunda dan Selat Lombok,” jelasnya. (dev/red)