KAB TANGERANG – Sepanjang Jalan Kali Cirarab, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang kondisinya sepi dari lalu lalang kendaraan yang melintas baik waktu siang apalagi malam hari itu akan dibuat menjadi ramai dilewati.
Camat Sukadiri Yandri Permana mengatakan memiliki rencana cukup jitu agar sepanjang jalan yang berdampingan dengan sungai Cirarab itu menjadi ruang publik yang hidup supaya melakukan aktivitas baik yang melintas atau warga setempat dapat melakukan perniagaan.
Yandri mengaku sudah berkomunikasi dengan sejumlah pedagang pasar malam dan puluhan pedagang makanan setempat untuk bisa menjadi area berjualan mereka.
“Para pedagang pasar malam cukup respon positif dengan rencana tersebut. Dan juga puluhan pedagang makanan yang biasa berjualan di lahan jalan provinsi Mauk Desa Buaran, Jati Kecamatan Mauk untuk dapat pindah ke area Jalan Kali Cirarab,” ungkap Yandri kepada BantenNews.co.id saat ditemui di kantornya, Kamis (23/7/2020)
Menurut Yandri, para pedagang hanya memberikan catatan terkait arus listrik untuk fungsi penerangan dan aktvitas pendukung lainnya.
“Kita siapkan arus listrik, tapi kita juga beri catatan untuk berjualan diperbolehkan hanya satu jalur saja untuk kelancaran pengguna jalan,” ujarnya.
Dengan begitu, kondisi ke depan Yandri mengaku akan menjadi ramai dilewati masyarakat yang mengarah dari Jalan Raya Mauk masuk ke Jalan Kali Cirarab menuju arah Pakuhaji tempat pelelangan ikan dan Sekolah Pelayaran BP2IP.
“Terlebih bertujuan untuk mendapat fungsi jalan Raya Mauk Desa Buaran Jati Kecamatan Sukadiri seperti selayaknya lebih berestetika tanpa pedagang yang menduduki lahan aset provinsi,” pungkasnya.
Di sisi lain, Yandri telah mengusulkan dalam Musrenbang tahun ini untuk dapat merevitalisasi sungai Cirarab dan sejumlah lahan nantinya akan dijadikan area ruang publik dan berniaga warga setempat.
Sementara itu, Awaludin tokoh pemuda setempat mendapat info rencana Camat Sukadiri untuk bertujuan meramaikan jalan Kali Cirarab, menurut dia terbilang rasional diaplikasikan.
Sebab, pria yang sudah menetap 28 tahun di Desa Pekayon Kecamatan Sukadiri ini cukup prihatin melihat kondisi jalan Kali Cirarab yang angker karena sepi dilintasi.
“Cukup bagus itu rencana, artinya sekalian dapat menghidupkan perekonomian warga sekitar juga,” ujarnya.
(Ren/Red)
