Beranda Peristiwa Jalan Penghubung Antarkampung di Padarincang Ambles Diterpa Banjir, Warga Terisolir

Jalan Penghubung Antarkampung di Padarincang Ambles Diterpa Banjir, Warga Terisolir

KAB. SERANG – Warga Kampung Kolelet dan Sumber Jaya, Desa Barugbug, Kecamatan Padarincang terisolir akibat jalan yang menjadi satu-satunya penghubung antar kampung itu ambles dan terbawa banjir.

Kepala Desa Barugbug, Sulkhi Mahisa mengatakan peristiwa itu terjadi pada Selasa (1/3/2022) malam dan pada saat kejadian sedang tidak ada warga yang melintas sehingga tidak ada korban jiwa.

“Kejadiannya semalam. Itu jalan satu-satunya. Alhamdulillah enggak ada korban jiwa,” ujar Sulkhi kepada BantenNews.co.id, Rabu (2/3/2022).

Para warga dari dua kampung yang terisolir itu hingga kini belum mendapat bantuan apapun. “Belum ada bantuan apa-apa sampai saat ini,” kata Sulkhi.

Kendati demikian bencana banjir setinggi 2 meter yang sempat menghantam seluruh kampung di Desa Barugbug saat ini mulai surut. Namun beberapa rumah dikabarkan hampir ambruk, irigasi dan TPT jalan juga mengalami kerusakan.

“Irigasi hancur semua dan TPT jalan pada hilang, rumah juga pada mau ambruk,” kata Sulkhi.

Sementara itu, Kabid Rehabilitasi dan Rekontruksi pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, Siti Komariah mengatakan pihaknya bersama DPUPR Kabupaten Serang melalui UPT DPUPR Ciomas telah meninjau lokasi jalan yang terputus karena banjir tersebut.

“Kita sudah meninjau langsung atas laporan Kepala Desa Barugbug terkait jalan penghubung Kampung Kolelet dengan Sumber Jaya yang putus,” kata Siti Komariah.

Sekadar diketahui, banjir di Kabupaten Serang meluas ke 16 desa di 10 kecamatan. Sebanyak 1.527 KK pun terdampak peristiwa tersebut.

Menurut laporan BPBD Kabupaten Serang, banjir terjadi di 10 kecamatan yakni Kecamatan Padarincang, Kecamatan Gunungsari, Kecamatan Ciomas, Kecamatan Waringinkurung, Kecamatan Kramatwatu, Kecamatan Kragilan, Kecamatan Cinangka, Kecamatan Ciruas, Kecamatan Baros dan Kecamatan Lebak Wangi.

(Nin/Red)