Beranda Pemerintahan Jalan Karang Bolong Jambu Kini Mulus, Ekonomi Wisata Diharapkan Bergeliat

Jalan Karang Bolong Jambu Kini Mulus, Ekonomi Wisata Diharapkan Bergeliat

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah  meresmikan  Jalan Karang Bolong Jambu, Kampung Dangder, Desa Bantarwaru, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang pada Selasa (28/9/2021). Foto: Nindia/BantenNews.co.id

KAB. SERANG – Jalan Karang Bolong Jambu, Desa Bantarwaru, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang yang semula adalah jalan desa kini statusnya ditingkatkan menjadi jalan kabupaten.

Jalan sepanjang sekitar 9 kilometer itu dibangun oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang yang sekarang telah diresmikan langsung oleh Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah pada Selasa (28/9/2021).

“Jalan ini dulu masih bebatuan dan sekarang dibangun dengan lebar 5 meter. Saya memberikan apresiasi kepada Kepala Desa Bantarwaru yang luar biasa dan tentunya bisa dikomunikasikan kepada masyarakat tentang pentingnya pembangunan jalan,” ujar Tatu, Selasa (28/9/2021).

Dengan terbangunnya jalan tersebut, Tatu berharap ada kegiatan ekonomi di Desa Bantarwaru untuk menunjang pariwisata Anyer seperti Desa Cikolelet yang menjadi desa wisata.

“Saya berharap kegiatan ekonomi di sini, tidak hanya sebatas bagus jalannya. Mau itu UMKM, mau itu jadi desa destinasi wisata karena turun ke bawah sudah ada wisata pantai. Saya ingin tamu yang ke pantai bisa berkunjung ke sini bisa disuguhkan apa nih oleh masyarakatnya, jadi desa wisata penunjang pantai Anyer,” ungkap Tatu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang, Okeu Oktaviana mengatakan antusias warga dengan adanya pembangunan jalan tersebut sangat tinggi sehingga warga rela menghibahkan lahannya untuk dilakukan pelebaran jalan.

“Di sana itu jalannya batu, lebarnya cuma 2,5 meter tapi masyarakatnya luar biasa antusias sehingga ada yang pagarnya kena mereka rela. Yang ada TPT-nya mereka rela digali sehingga sekarang bisa dapat jalan dengan lebar 5 meter,” kata Okeu.

Okeu mengimbau masyarakat untuk menjaga jalan yang sudah dibangun. “Kami harapkan partisipasi dari masyarakat untuk bisa memelihara. Caranya seperti apa, kan ini sudah dibuat drainasenya, nah nanti tolong jangan buang sampah sembarangan sehingga saluran air mampet akhirnya airnya ke jalan lama-lama terjadi pergerusan jalan,” imbau Okeu.

(Nin/Red)