Beranda Peristiwa Jalan Desa Dikelilingi PTPN VIII Cisalak Rusak Parah, Kades Ngadu ke Erick...

Jalan Desa Dikelilingi PTPN VIII Cisalak Rusak Parah, Kades Ngadu ke Erick Tohir

KOndisi jalan di Desa Jayamanik, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak. (Foto: Sandi/Bantennews.co.id)

LEBAK – Sudah puluhan tahun warga di Desa Jayamanik, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, belum pernah merasakan jalan yang mulus.

Dari pantauan BantenNews.co.id di lokasi, kondisi jalan tanah itu mengkhawatirkan dan tentunya mengakibatkan warga tidak nyaman saat melintasinya. Apalagi di kala hujan, jalan seperti kubangan kerbau, sehingga warga yang melintas harus ekstra berhati-hati.

Kepala Desa Jayamanik, Oji Saputra mengatakan jika di Desa Jayamanik letak jalannya dikelilingi perkebunan kelapa sawit PTPN VIII Cisalak, dimana jalan penghubung antar kampung maupun jalan utama desa itu berada di tengah-tengah kebun kelapa sawit.

“Kondisi jalan di Desa Jayamanik dari dulu hingga saat ini kondisinya sangat mengkhawatirkan, dengan kondisi jalan yang rusak ini tentunya membuat warga sekitar yang melintasi jalan tersebut sangatlah tidak nyaman,” kata Oji saat ditemui di lokasi jalan yang rusak, Sabtu (14/5/2022).

Ia menjelaskan, jalan itu merupakan akses satu-satunya bagi warga setempat untuk menuju ke kota, tidak ada jalan alternatif lain yang bisa dilalui bila ingin ke Rangkasbitung.

“Apalagi jika cuaca hujan, jalan yang rusak tersebut tentunya akan seperti kubangan air. Warga yang melintasi jalan tersebut haruslah ekstra hati-hati saat melalui jalan tersebut, sebab dengan kondisi jalan rusak, becek dan dipenuhi kubangan air tidak sedikit warga yang tergelincir hingga jatuh dari motor bila melewati jalan tersebut,” ucapnya.

Oji pun berharap, agar PTPN VIII Cisalak bisa bersinergi dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Jayamanik untuk bisa memperbaiki jalan penghubung antar kampung, yang dimana jalan itu berada di wilayah PTPN VIII Cisalak.

“Jika pihak PTPN VIII Cisalak bisa bersinergi dan bisa mendukung Pemerintahan Desa dalam pembangunan jalan tersebut, tentunya akan membuat perekonomian masyarakat tumbuh dan berkembang. Karena, dengan akses jalan yang bagus perekonomian warga pun akan bagus juga,” katanya.

Sementara itu Rukman, warga Kampung Kasilun, Desa Jayamanik mengatakan jika dulu sebelum ada perkebunan sawit, kondisi jalan di wilayahnya tidak hancur seperti ini.

“Dulu waktu kebun ini masih dikelola oleh perkebunan karet kondisi jalannya masih enak dipandang dan agak nyaman dilalui oleh warga. Tetapi, setelah dikelola oleh perkebunan kelapa sawit, kondisi jalan malah tambah hancur, apalagi saat musim penghujan, kondisi jalan ini seperti kubangan kerbau becek banyak lumpur dan banyak genangan airnya,” ucapnya.

Melihat kondisi tersebut, Oji nekat mendatangi acara Menteri BUMN Erick Tohir, saat berkunjung ke Rumah Dunia, Kota Serang, Banten pada Rabu (11/5/2022) lalu, dan  menceritakan kondisi jalan di desanya.

“Infrastruktur kami apalagi musim penghujan datang jalan tersebut yang satu-satunya kami lalui untuk ke Kota menjadi kubangan air,” cerita Oji kepada Menteri BUMN.

Menanggapi itu, Menteri BUMN Erick Tohir mengaku akan segera melakukan pengecekan jalan rusak yang berada di area PTPN tersebut, agar masyarakat setempat nyaman beraktivitas sehingga mampu merangsang pertumbuhan ekonomi.

(San/Red)