Beranda Politik Jaga Suasana Kondusif, Masyarakat Diajak Hindari Hoax

Jaga Suasana Kondusif, Masyarakat Diajak Hindari Hoax

228
0
Deklarasi pemilu damai. (Wahyu/bantennews)

 

SERANG – Guna menjaga situasi dan kondisi tetap kondusif jelang pelaksanaan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019, Satuan Binmas Polres Serang menggelar Focus Group Discussion (FGD) disebuah hotel di Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Jumat (22/3/2019). Acara FGD digelar dalam mengantisipasi serangan hoax atau berita bohong yang sangat berdampak kepada masyarakat.

“FGD digelar untuk mewujudkan pemeliharaan keamanan ketertiban masyarakat yang kondusif di wilayah Kabupaten Serang menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) baik Pilpres dan Pileg 2019, yang aman, damai dan sejuk di Kabupaten Serang,” ungkap Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan.

Menurut Kapolres, kondisi menjelang pelaksanaan pesta demokrasi akbar ini, situasi politik akan semakin menghangat, sehingga jika masyarakat mudah terpengaruh dengan isu hoax, maka bisa memanaskan situasi. Oleh karenanya, Kapolres berharap kepada seluruh peserta yang hadir untuk lebih teliti dalam menerima berita dari media sosial.

“Kami juga berharap para peserta juga ikut membantu mengingatkan masyarakat dimana masyarakat banyak yang terperdaya karena tidak mampu membedakan berita yg benar dengan berita yg tidak benar,” pinta Kapolres.

Dalam kesempatan itu, Kapolres mengatakan selain hoax, permasalahan Pemilu yang sangat mendasar terdapat 3 jenis yaitu black campaigne, politik identitas dan money politik. Oleh karena itu, Polri dan TNI serta penyelenggara pemilu berkomitmen menjaga keamanan Pemilu 2019 sehingga diharapkan seluruh masyarakat bisa datang ke TPS untuk memberikan suaranya dengan jurdil.

“Kepolisian dan TNI serta penyelanggara pemilu akan menjaga pemilu berjalan aman, damai dan senjuk seperti yang diharapkan bersama,” tandasnya.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Serang, Ari Setiawan menambahkan langkah yang tepat untuk menangkal serbuan hoax adalah membanjiri informasi dengan informasi yang benar sehingga tidak ada ruang bagi informasi yang tidak benar. Langkah selanjutnya, adalah menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait konsekuensi hukum terhadap penyebar hoax.

“Untuk menanggulangi serbuan hoax yaitu dengan saling mengingatkan agar tidak dengan mudah mencerna informasi yang diterima serta perlunya pemahaman kepada masyarakat terkait konsekuensi resiko hukum terhadap penyebar berita bohong,” kata Ari Setiawan.

Acara FGD juga dihadiri Komandan Kodim 0602 Serang, Letkol Inf. Erwin Agung, Ketua KPU Serang, Abidin Nasyar, Komisioner Bawaslu Serang, Ari Setiawan, Ketua MUI Serang, KH. Rahmat Fathoni, Ketua FKUB Serang, Drs. Maskun, Pimpinan Parpol peserta Pemilu Tahun 2019, Tokoh Agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda. (You/Red)