Beranda Advertorial Jaga Stabilitas Harga Saat Ramadhan dan Idul Fitri, DKP Banten Gelar Pangan...

Jaga Stabilitas Harga Saat Ramadhan dan Idul Fitri, DKP Banten Gelar Pangan Murah

SERANG – Untuk mengantisipasi kenaikan harga pangan pokok saat Ramadhan dan menjelang Idul Fitri, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Provinsi Banten melalui Toko Tani Indonesia Center Daerah (TTICD) Banten mengadakan Gelar Pangan Murah (GPM) di 4 kabupaten/kota di Banten yang berlangsung pada tanggal 10 April – 4 Mei 2021.

Pelaksanaan pangan murah bertujuan untuk menstabilkan harga pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri, menyediakan bahan pangan yang murah dan berkualitas untuk masyarakat, serta mempermudah akses pangan bagi masyarakat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Banten, Aan Muawanah mengatakan, melalui gelar pangan m urah diharapkan para petani produsen akan mendapatkan harga jual yang relatif lebih baik karena rantai tata niaga lebih pendek, sedangkan masyarakat konsumen dapat dengan mudah memperoleh bahan pangan pokok dengan harga yang terjangkau.

“Pangan murah dilaksanakan rutin setiap tahun oleh Dinas Ketahanan Pangan menjelang Ramadan dan hari raya Idul Fitri harapannya untuk menjaga stabilitas harga pangan,” ujarnya.

Aan menambahkan, selain menjaga stabilitas harga pangan, gelar pangan murah juga untuk menjaga pasokan bahan pangan terutama 12 komoditas pangan strategis seperti beras, jagung, kedelai, bawang merah, bawang putih, cabe, telur, daging unggas, daging merah, minyak goreng, dan gula pasir.

Selain itu, kegiatan gelar pangan murah merupakan bentuk peran pemerintah untuk hadir di tengah-tengah masyarakat, utamanya dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari menjelang Bulan Ramadan. Harga yang ditawarkan juga lebih murah jika dibandingkan dengan harga pasar.

Operasi pasar murah juga diharapkan menjadi ajang promosi UMKM lokal di Banten. Para pelaku UMKM turut hadir dan menjual produknya. “UMKM Banten kita berikan wadah untuk menjual produknya, sebagai sosialisasi produk unggulan Banten,” terang Aan.

Pasar murah yang rutin digelar Pemprov Banten saat Ramadhan dan menjelang Idul Fitri merupakan komitmen dan upaya pemerintah daerah dalam menstabilkan harga bahan pokok (bapok) jelang hari raya Idul Fitri.

Dalam berbagai kesempatan, Gubernur Banten Wahidin Halim menegaskan, keberadaan pasar murah bertujuan untuk melakukan penetrasi dan stabilitasi harga kebutuhan bahan pokok menjelang lebaran dan diharapkan membantu dan memberikan kemudahan bagi masyarakat pada masa pandemi Covid-19.

“Jangan sampai harga bahan-bahan pokok ini mendekati Lebaran malah semakin tinggi. Harus tetap stabil agar tidak memberatkan masyarakat,” pesan Wahidin.

Seperti diketahui, gelar pangan murah dilaksanakan di sepuluh titik lokasi yang tersebar di Wilayah Banten. Diantaranya Kota Serang, Kabupaten Serang, Kota Cilegon, dan Kabupaten Pandeglang. [ADV Kominfo AP]