Beranda Pilkada Serentak 2020 Jadi Jubir Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Mundur Sebagai Dosen Untirta

Jadi Jubir Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Mundur Sebagai Dosen Untirta

Dahnil Anzar Simanjuntak bercengkrama bersama calon wakil presiden Sandiaga S Uno. (Foto: Dokumen Pemuda Muhammadiyah)

SERANG – Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak mengundurkan diri sebagai pengajar sekaligus aparatur sipil negara (ASN) di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Serang, Banten. Pengunduran diri Dahnil menyusul statusnya sebagai koordinator juru bicara pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga S Uno.

“Sudah saya ajukan pengunduran diri saya, dan Rektor (Soleh Hidayat) juga sudah menerima surat tertulis saya yang menyatakan mundur sebagai ASN dosen di Untirta,” kata Koordinator Juru Bicara Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak kepada bantennews.co.id, Jumat (21/9/2018).

Dahnil menambahkan bahwa pilihan politik tersebut ia sadari berdampak pada statusnya sebagai dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Untirta, Serang, Banten. Dengan pengunduran diri tersebut, Dahnil berharap pelaksanaan Pilpres 2019 berlangsung secara netral.

Secara resmi, menurut Dahnil, Tim Juru Bicara Prabowo-Sandi akan didaftarkan ke KPU RI malam ini. Rencananya, pendaftaran Tim Juru Bicara akan langsung dihadiri oleh calon presiden Prabowo Subianto.

“Saya sebagai Koordinator Juru Bicara membawahi 28 orang terdiri dari unsur partai politik pendukung (Prabowo-Sandi), ada dari profesional, tokoh agama, elemen perempuan, aktivis HAM dan aktivis antikorupsi,” kata Dahnil.

Dikonfirmasi mengenai permohonan pengunduran diri Dahnil Anzar, Rektor Untirta Solah Hidayat membenarkan permohonan tersebut. “Betul, surat pengunduran dirinya sudah saya disposisi untuk segera diproses,” kata Soleh.

Terkait pengunduran diri Dahnil Anzar dari Untirta, Soleh Hidayat mengaku masih membutuhkan sosok Dahnil sebagai tenaga pengajar di kampusnya. “Saya sebenarnya masih membutuhkan Pak Dahnil, apalagi baru saja menyelesaikan S-3 atau doktornya di Undip (Universitas Diponegoro) dan memiliki potensi yang baik untuk memberi penguatan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis,” ujar Rektor. (you/red)