Beranda Olahraga ISSI Banten Diminta Manfaatkan Demam Sepeda untuk Jaring Atlet

ISSI Banten Diminta Manfaatkan Demam Sepeda untuk Jaring Atlet

1296
0
Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy - foto istimewa

SERANG – Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy meminta Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Provinsi Banten memanfaatkan momentum demam sepeda yang terjadi di masyarakat saat ini untuk melakukan penjaringan calon atlet sepeda sport demi mengharumkan nama Banten.

“Sejak pandemi (Covid 19) ini kan demam sepeda di mana-mana, jadi momentumnya pas buat jaring atlit agar berprestasi di kancah Nasional dan Internasional dan dapat mengharumkan nama daerah,” kata Andika saat menghadiri pelantikan pengurus ISSI Banten belum lama ini.

Menurut Andika, saat ini olahraga sepeda merupakan sebuah fenomena yang mendunia dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan masyarakat Indonesia.





Andika ingin pengelolaan olahraga prestasi yang membina dan mengembangkan atlet secara terencana, berjenjang dan berkelanjutan harus terus dilakukan.

“Melalui penyelenggaraan berbagai kompetisi dalam rangka meningkatkan pengalaman bertanding serta prestasi atlet Banten baik di kancah nasional maupun internasional,” imbuhnya.

Lebih jauh Andika berharap ISSI Banten dapat membantu Pemerintah Provinsi Banten dalam menyusun kebijakan, program dan kegiatan-kegiatan pembinaan serta pengembangan atlet sepeda Provinsi Banten.

Hal itu, lanjutnya, meliputi upaya pemenuhan kebutuhan dasar atlit melalui pemberian insentif dan motivasi khusus bagi atlit berprestasi hingga bantuan dan kesempatan untuk merencanakan, atau menetapkan karier atlit selama masa pelatihan.

Selain itu, kata Andika, gelaran turnamen ISSI tingkat Provinsi Banten agar dapat diselenggarakan untuk meningkatkan pengalaman bertanding segenap atlit sepeda sport di Provinsi Banten.

Sementara itu usai melantik pengurus ISSI Banten yang diketaui oleh Agus Prasetyo, Ketua Umum PB ISSI Tatang Sulaiman mengaku optimistis Yoyo mampu membawa ISSI Banten semakin berprestasi ke depannya. Oleh karena itu, ia berpesan agar sebuah organisasi semakin lama harus semakin baik.

“Organisasi itu kan semakin tua harus semakin matang, semakin baik, dan semakin berprestasi. Berbeda dengan tubuh manusia yang semakin tua kan semakin lemah, nah organisasi itu justru sebaliknya,” katanya.

(Red)