Beranda Advertorial Isro Mi’raj : Satuan Pendidikan Wajib Lindungi Pelajar Cilegon dari Kejahatan Seksual...

Isro Mi’raj : Satuan Pendidikan Wajib Lindungi Pelajar Cilegon dari Kejahatan Seksual dan Kekerasan

Ketua DPRD Kota Cilegon, Isro Mi'raj (baju hitam) berfoto bersama dengan para pelajar dan pengurus sekolah SMK Negeri 4 Cilegon

CILEGON – Ketua DPRD Kota Cilegon, Isro Mi’raj melakukan roadshow di sejumlah sekolah di Kota Cilegon, di antaranya SMK Negeri 1 Cilegon, SMK Negeri 2 Cilegon, SMK Negeri 3 Cilegon dan SMK Negeri 4 Cilegon.

Dalam beberapa kali kunjungannya itu Isro banyak menyampaikan motivasi kepada para pelajar. Isro juga dalam kesempatannya menyampaikan arahan dan pencegahan serta penyuluhan agar pelajar terlindungi.

Ketua DPRD Kota Cilegon, Isro Mi’raj memberikan arahan dan motivasi kepada para pelajar SMK Negeri 4 Cilegon

Menurut Isro, hasil Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja (SNPHAR) Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak tahun 2018 menunjukkan anak tidak hanya menjadi korban kekerasan, tapi juga menjadi pelaku kekerasan.

Seperti pelaku kekerasan seksual baik kontak ataupun non kontak paling banyak dilaporkan adalah teman atau sebayanya (47%-73%), dan sekitar 12%-29% pacar menjadi pelaku kekerasan seksual.

“Setiap anak berhak mendapatkan perlindungan di satuan pendidikan dari kejahatan seksual dan kekerasan yang dilakukan oleh pendidik, tenaga kependidikan, sesama peserta didik, dan/atau pihak lain,” ujar Isro, pada Sabtu (19/11/2022).

Ketua DPRD Kota Cilegon, Isro Mi’raj memberikan arahan dan motivasi kepada para pelajar SMK Negeri 2 Cilegon

Kegiatan penyuluhan ini dilakukan sebagai upaya pencegahan meningkatnya pelecehan seksual pada anak dan remaja, serta untuk menghindari diri para siswa dan siswi menjadi korban pelecehan seksual di Kota Cilegon.

Ketua DPRD Kota Cilegon, Isro Mi’raj memberikan arahan dan motivasi kepada para pelajar SMK Negeri 3 Cilegon

“Saya tegaskan bahwa ini adalah masalah kemanusiaan, maka secara otomatis menjadi tugas kita bersama. Masalah kemanusiaan tidak boleh diabaikan dan harus segera dicegah, ditangani bersama seluruh pihak. Terutama pencegahan dan perlindungan oleh seluruh satuan pendidikan terhadap pelajar,” katanya.

(Advertorial)