Beranda Peristiwa Irna Ngaku Belum Punya Solusi Atasi Sampah di Labuan

Irna Ngaku Belum Punya Solusi Atasi Sampah di Labuan

105
0
Bupati Pandeglang Irna Narulita bersama pejabat dan unsur muspida membersihkan sampah di Desa Teluk.

PANDEGLANG – Bupati Pandeglang Irna Narulita mengaku belum punya solusi untuk mengatasi tumpukan sampah di Desa Teluk, Kecamatan Labuan yang mengundang perhatian Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. Namun untuk sementara Pemkab Pandeglang akan menyediakan bak kontainer untuk menampung sampah dari rumah-rumah warga agar tidak berserakan.

“Walaupun kami belum ada solusinya tapi kami akan taruh beberapa kontainer di sini. Insya Allah akan secepatnya kami lakukan. Kami akan juga menyediakan bak sampah yang bisa dikelola itu TPS 3R, kami berharap pemerintah pusat melalui PUPR merealisasikan usulan kami yang sudah beberapa kali kami usulkan,” katanya, Kamis (2/8/2018).

Kata Irna, pembersihan sampah di Desa Teluk tidak akan mampu diselesaikan beberapa hari saja, karena sampah yang sudah menumpuk bisa mencapai 20-40 truk. Selain itu kekurangan armada pengangkut sampah dan akses jalan menuju TPS sedang diperbaiki menambah permasalahan yang ada.

“Kalau ini tidak bisa 1 atau 2 hari, kemungkinan bisa 20 sampai 40 truk. Di Bojongcanar sedang ada betonisasi harusnya dari sini LH (Dinas Lingkungan Hidup-red) membuangnya ke Bojongcanar tapi karena sedang ada betonisasi jadi tidak bisa dilewati jadi membuangnya ke Bangkonol jadi jauh sementara lokus-lokus kami sudah ada setiap hari jadi terbatas armadanya, kami telpon pak Gubernur tadi malam ternyata dapat 4 truk hari ini,” ujarnya.

Selain melakukan pembersihan sampah oleh Pemkab Pandeglang, pemerintah pusat dan Pemprov Banten juga harus melakukan normalisasi laut karena pendangkalan sudah mencapai 90 persen .

“Mudah-mudahan resolusinya juga, karena ini juga sudah pendangkalan 90 persen jadi harus dinormalisasi juga, memang kewenangannya pemerintah pusat dan Provinsi Banten, kalau APBD kami mudah-mudahan bisa dikelola untuk infrastruktur lain,” ujarnya. (Med/Red)