Beranda Pemerintahan Irna Lepas Truk Berisi Belasan Ton Benih Kedelai Asal Pandeglang

Irna Lepas Truk Berisi Belasan Ton Benih Kedelai Asal Pandeglang

206
0
Bupati Pandeglang Irna Narulita melepas 2 truk bermuatan 17 ton benih Kacang Kedelai yang diproduksi oleh Desa Mandiri Benih (DMB) Kabupaten Pandeglang. (Fotografer - Memed/BantenNews.co.id)

PANDEGLANG – Bupati Pandeglang Irna Narulita melepas 2 truk bermuatan 17 ton benih Kacang Kedelai yang diproduksi oleh Desa Mandiri Benih (DMB) Kabupaten Pandeglang. Rencananya bibit tersebut akan dikirim ke Kabupaten Serang untuk mendukung program tumpangsari Jagung dan Kedelai.

Kata Irna, saat ini sudah ada 9 desa yang mampu menyediakan benih kedelai untuk Kabupaten Pandeglang dan kabupaten lain di luar Pandeglang. Menurutnya, wilayah yang dipimpinnya saat ini sudah siap mencukupi kebutuhan benih Pandeglang dan untuk kebutuhan petani se Banten.

Pelepasan kali ini merupakan yang pertama kalinya, selanjutnya tahap kedua Pandeglang akan berangkatkan juga sebanyak 17,5 ton bibit yang sama untuk kebutuhan di Banten. Setelah Banten tujuan selanjutnya adalah Provinsi Lampung dan Kabupaten Malang. Permintaan benih itu nantinya akan dipenuhi melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pandeglang dan perusahaan swasta lain.

“Nanti BUMD kita juga akan menyerap 35 ton lalu Insya Allah Lubuk Linggau juga oleh BUMD kita 13 ton dan ada juga usulan permintaan benih untuk di Kabupaten Malang sebanyak 140 ton. Tadi kami akan kerja sama dengan PT Citra Lestari Banten dan BUMD Pandeglang,” beber Irna usai melepas pengiriman benih kedelai di halaman Kodim 0601 Pandeglang, Selasa (16/10/2018).

Kolonel CZI Budi Hariswanto, Danrem Maulana Yusuf Serang menyampaikan kalau peran serta TNI dalam mewujudkan swasembada pangan sudah merupakan perintah dari pimpinannya, karena antara Kementerian Pertanian dan TNI sudah melakukan kerja sama dari awal.

“Kami membantu para petani agar jangan sampai jatuh pada para tengkulak kasian petani kita, dan kami juga memberikan semangat bahwa dia bisa menjadi petani yang mandiri di daerahnya sendiri,” ujarnya. (Med/Red)