Beranda Pilkada Serentak 2020 Intip Harta Calon Kepala Daerah Kabupaten Serang, Siapa Terkaya?

Intip Harta Calon Kepala Daerah Kabupaten Serang, Siapa Terkaya?

(foto: tribunnews.com)

SERANG – Dua pasangan calon (paslon) yakni Tatu Chasanah – Pandji Tirtayasa dan Nasrul Ulum – Eki Baehaki siap bertarung pada Pilkada Kabupaten Serang 2020. Dari empat nama kandidat, Tatu Chasanah yang merupakan petahana tercatat sebagai calon dengan kekayaan tertinggi dibandingkan tiga nama kandidat lainnya.

Data ini bersumber dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terakhir para kandidat yang disampaikan dan dipublikasikan di situs Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Berdasarkan LHKPN yang disampaikan pada 30 April 2020 ke KPK, Tatu Chasanah memiliki total kekayaan Rp20.734.310.668. Harta Tatu didominasi berupa tanah dan bangunan yang mencapai 72 bidang dengan total nilai Rp19.923.626.000. Harta lainnya yang dilaporkan berupa alat transporasi dan mesin sebanyak 10 unit mobil dengan total nilai Rp1.312.500.000, dan ditambah harga bergerak lainnya Rp495.400.000. Sementara harta lain yang dilaporkan berupa kas dan setara kas sebesar Rp1.493.238.868. Tatu juga tercatat memiliki utang Rp2.490.454.200.

Pandji Tirtayasa yang saat ini menjadi Wakil Bupati Serang mendampi Tatu tercatat memiliki harta Rp5.369.811.763. Berdasarkan LHKPN yang disampaikan tanggal 30 April 2020, harta kekayaan yang dilaporkan berupa 6 bidang tanah dan bangunan dengan total nilai Rp5.065.000.000. Tambahan harta kekayaannya berupa harta bergerak lainnya senilai Rp37.000.000 serta harta berupa kas dan setara kas senilai Rp267.811.763.

Nasrul Ulum, calon Bupati Serang memiliki harta Rp792.000.000. Berdasarkan LHKPN yang disampaikan pada 6 Mei 2020, harta Nasrul hanya berupa 2 unit alat transportasi dengan total nilai Rp472.000.000 ditambah kas dan setara kas senilai Rp320.000.000.

Sementara Eki Baehaki memiliki harta kekayaan Rp15.496.997.304. Berdasarkan LHKPN yang disampaikan pada 3 September 2020, harta Eki berupa lima bidang tanah dan bangunan dengan totall nilai Rp14.351.000.000, 3 unit alat transportasi senilai Rp950.000.000, kas dan setara kas senilai Rp135.997.304, dan ditambah harta lainnya Rp60.000.000. (ink/red)