Beranda Pemerintahan Ino S Rawita Gantikan Ranta Soeharta Sebagai Sekda Banten

Ino S Rawita Gantikan Ranta Soeharta Sebagai Sekda Banten

126
0
Ranta Soeharta - foto istimewa

SERANG – Asda II Pemprov Banten Ino S Rawita menggantikan posisi Sekda Banten Ranta Soeharta. Hal itu disampaikan oleh Tenaga Ahli Gubernur Banten Bidang Media dan Public Relation, Ikhsan Ahmad.

“SK Plt Sekda sudah ditandatangani Gubernur, hanya pengangkatan saja tidak ada pelantikan,” kata Ikhsan melalui pesan singkat, Selasa (17/8/2018) malam.

Terpisah Ino S Rawita mengaku siap menjalankan tugas Sekda Banten yang ditinggalkan Ranta Soeharta yang kini mencalonkan diri sebagai bakal calon legislarif (Bacaleg) DPR RI dari Partai NasDem.

“Ini sudah tugas, ya saya akan melaksanakan semua perintah dari Pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur, termasuk meneruskan pekerjaan Pak Sekda (Ranta),” kata Ino Rabu (18/7/2018).

Untuk diketahui, Partai NasDem sedang mempersiapkan Ranta menjadi calon legislatif (caleg) DPR RI daerah pemilihan (dapil) Banten II. Ranta dianggap memiliki tingkat elektoral yang tinggi sebagai pejabat publik.

Selain Ranta, juga terdapat pejabat daerah lainnya  yang didorong Partai NasDem menjadi  caleg DPR RI. Mereka di antaranya mantan Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry, Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak, dan Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo.

Selain itu, ada juga mantan Menteri Perdagangan Kabinet Kerja Rahmat Gobel, Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Kabinet Pembangunan VI, Hayono Isman. Dari kalangan artis, antara lain Kristina, Tessa Kaunang, Nafa Urbach, dan Manohara.

Selanjutnya, ada mantan juara dunia tinju Chris John dan desainer Nilu Djelantik. Adapun dari kalangan jurnalis, ada Elman Saragih, Charles Mediansya, dan Arief Suditomo. Total NasDem telah mendaftarkan 575 calon anggota DPR-RI dari 80 daerah pemilihan di seluruh Indonesia.

Selain mendorong pejabat daerah masuk daftar caleg,  juga terdapat sejumlah pejabat  daerah  memilih merapat ke NasDem. Mereka adalah mantan Gubernur, Adnan Saleh, yang sebelumnya dikenal sebagai pentolan Golkar di Sulbar dan menjadi gubernur pertama di provinsi hasil pemekaran tersebut.

Selain keduanya, di Sulawesi ada juga Bupati Minahasa Utara Vonnie Anneke Panambunan, yang turut bergabung ke NasDem. Dia sebelumnya dikenal sebagai Ketua DPD Gerindra Sulut. Ada pula Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan.  (you/red)