Beranda Gaya Hidup Ini Lho Manfaat Saling Memaafkan Disaat Lebaran

Ini Lho Manfaat Saling Memaafkan Disaat Lebaran

68
0
Ilustrasi - foto istimewa popular-world.com

Inilah hidup, tak selamanya mulus dan dipenuhi cinta. Terkadang bumbu konflik nan pelik yang terjadi pun menjadi hambatan. Jadi, bagaimana cara terbaik untuk menghadapinya?

Jika sudah berkaitan dengan emosi, ini tak lepas jauh dari ego diri masing-masing individu. POPle suka merasa gak? Sebenarnya ingin sekali berbaikan, tetapi karena perasaan tersakiti atau kecewa, terkadangan ini membuat segala niat baik jadi urung dilakukan.

Memang benar kesalahan yang dilakukan seseorang sangat membuat hati sakit. Namun bukan berarti perasaan itu membuat kita buta, dan merasa jika diri inilah yang paling benar. Jika terus menanam pemikiran seperti itu, maka yang berbuah hanyalah kebencian bahkan dendam yang mendalam.

Duh, kalau sudah seperti ini tentu malah hanya akan membuat diri POPle berada dalam tekanan dan emosi tingkat tinggi. Hal itu bisa memberikan pengaruh buruk bagi kehidupan ke depannya.

Pastinya gak mau kan terus-terusan berada pada kehidupan dan suasana hati yang carut-marut? Apa lagi kemarin sudah melakukan puasa dan lebaran untuk kembali ke diri yang fitri. Maka dari itu, segeralah saling memafkan! Ini adalah satu-satunya cara terbaik yang dapat POPle lakukan untuk kehidupan yang lebih baik.

Para ahli yang mempelajari atau mengajarkan pentingnya memaafkan mengemukakan bahwa ketika kita memaafkan, kita tidak mengabaikan atau menyangkal keseriusan pelanggaran yang dilakukan orang lain.

Lupakan hari-hari membosankan & pemandangan muram. Dari Juni ke September, lebih dari 12.000 jenis bunga liar merekah di Australia Barat.

Jadi jelas jika tindakan memafkan akan membawa kedamaian dalam hati dan membebaskan pikiran dari tekanan negatif. Dan tidak hanya itu, memafkan ternyata juga banyak manfaatnya pada hal lain seperti di bawah ini.

1. Memaafkan dapat meningkatkan kesehatan

Ketika kita memikirkan dendam, tekanan darah dan denyut jantung akan meningkat. Ini adalah petanda bahwa stres sedang melanda. Dan ketika kita mencoba memafkan, ini pun membuat tingkat stres turun. Penelitian juga menunjukkan bahwa menyimpan dendam mungkin membahayakan sistem kekebalan tubuh kita, membuat kita lebih tahan terhadap penyakit.

2. Memaafkan penting dalam pernikahan

Pasangan yang lebih pemaaf dan tidak pendendam lebih baik dalam menyelesaikan konflik secara efektif dalam pernikahan mereka. Sebuah studi jangka panjang yang dilakukan pada pengantin baru menemukan bahwa pasangan yang lebih pemaaf memiliki hubungan pernikahan yang lebih kuat.

3. Membantu menyembuhkan luka batin

Seperti yang dijelaskan di awal, memafkan mampu mengurangi depresi, membuat orang lebih bersyukur, lebih puas dengan kehidupan, dan lebih mudah menjalin hubungan dengan orang lain.

4. Membuat kita lebih bahagia

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang bahagia lebih cenderung untuk memaafkan. Dengan kekutan memaafkan ini bisa membuat orang bahagia, terutama untuk memafkan orang terdekat dan terkasih.

5. Dapat meningkatkan kebaikan dan hubungan

Orang yang pemaaf tidak hanya merasa lebih positif terhadap seseorang yang menyakiti mereka. Mereka juga lebih mengutamakan kedamaian dan menghargai hubungan, ketimbang mempermasalahkan hal sepele dan menuntut kesempurnaan dari orang lain. Ingatlah jika diri ini pun juga tidak sempurna. (Red)

Sumber : popular-world.com

loading...