KAB. SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang diperkirakan harus menggelontorkan anggaran lebih dari Rp200 juta untuk pelaksanaan seleksi terbuka (open biding) jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) kabupaten Serang.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, lonjakan biaya kebutuhan tersebut dipicu oleh jumlah pendaftar yang mencapai 17 orang. Yang telah submit sebanyak 15 orang.
“Semakin banyak pendaftar, semakin besar anggaran yang dibutuhkan. Wawancaranya bisa berlangsung lebih dari satu hari, otomatis biaya konsumsi dan honor panitia seleksi juga bertambah,” kata Kepala BKPSDM Kabupaten Serang, Surtaman kepada BantenNews.co.id, Selasa, (22/7/2025) kemarin.
Menurut Surtaman, jika jumlah peserta lebih sedikit, efisiensi anggaran bisa lebih mudah dicapai.
“Kalau hanya sedikit, di bawah Rp200 juta pun cukup. Tapi karena sekarang 14 orang, ya sudah pasti lebih (dari 200 juta),” ujarnya.
Meski demikian, ia menyebut tidak ada pembiayaan tambahan untuk asesmen yang berasal dari eksternal.
“Relatif hemat karena tidak ada biaya seperti yang biasa dilakukan pihak ketiga,” jelasnya.
Kata Surtaman, seleksi Sekda ini digelar di masa awal kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Serang. Oleh karenanya, pemerintah daerah berharap bisa menjaring figur yang mampu menerjemahkan visi kepala daerah ke dalam program kerja yang konkret dan terstruktur.
Namun demikian, Surtaman menyebut kebutuhan anggaran tetap menjadi salah satu tantangan teknis dalam proses tahapan open biding Sekda Pemkab Serang.
“Harapan kami, seluruh tahapan seleksi bisa selesai awal Agustus dan Kabupaten Serang segera memiliki sekda definitif,” ujar Surtaman.
Penulis: Rasyid
Editor: TB Ahmad Fauzi
