Beranda Peristiwa Ini Kata DPUPR Soal Ambruknya Plafon Ruang Bupati Pandeglang

Ini Kata DPUPR Soal Ambruknya Plafon Ruang Bupati Pandeglang

Kepala DPUPR Pandeglang Girgiantoro. (Memed/bantennews)

PANDEGLANG – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pendeglang menyebutkan selain faktor alam, ambruknya plafon di ruang bupati dan pintu masuk sebelah timur disebabkan juga karena waktu pengerjaan gedung mepet.

Sebelum ambruknya plafon beberapa kejadian seperti keramik dinding copot dan talang air bocor juga sering terjadi di gedung yang direhab pada tahun 2016 itu.

Kepala DPUPR Pandeglang, Girgiantoro mengatakan bangunan yang ditempati untuk kerja Bupati dan Sekda Pandeglang dibangun sebelum dirinya menjabat.





“Ya itu kan karena angin kencang, itu di luar kemampuan kami kalau udah bencana. Kalau itu kan yang dulu ya, sebelumnya saya pindah ke PUPR. Ya karena itu pengerjaan yang waktunya kurang, jadi jangka waktu pelaksanaannya gedung dengan 2 lantai waktunya mepet,” kata Girgi, Kamis (18/10/2018).

Menurut Girgi, karena gedung tersebut sudah diserahterimakan ke Setda maka yang bertanggungjawab memperbaiki gedung tersebut juga diserahkan ke Setda.

“Kalau itu sudah diserahkan otomatis Setda, kalau dilihat itu harus ada perbaikan-perbaikan contohnya di plafon terutama di saluran air kotor itu secara kasat mata,” imbuhnya. (Med/Red)