Beranda Gaya Hidup Ini Bukti Kalau Kehidupan dan Kopi Itu Serupa

Ini Bukti Kalau Kehidupan dan Kopi Itu Serupa

87
0
Ilustrasi - foto istimewa medcom.id

Kita pasti selalu menginginkan segala yang membahagiakan dalam hidup. Pekerjaan yang stabil dan bergaji besar, keluarga yang hangat dan utuh, pasangan yang nyaris sempurna, dan segala sesuatu yang indah-indah.

Itulah kenapa kita begitu menggandrungi sosial media dan akun-akun selebgram. Karena di sana semua tampak sempurna tanpa cela. Tapi kita perlu menekankan kata “tampak” dalam kalimat tersebut.

Ya, semua memang “tampak” sempurna bagi para selebgram. Tapi kita mungkin nggak tahu ada berapa tangis dan jerih payah di baliknya. Ada berapa luka dan kepahitan yang membuat mereka bisa sampai di titik tersebut. Pun begitu dengan kita. Segala bahagia dan kemenangan kita tercipta dari tumpukan kegagalan yang kita daur menjadi pelajaran.

Sama seperti kata Dewi Dee Lestari dalam karyanya yang cukup fenomenal: Filosofi Kopi. Bahwasanya, hidup itu seperti kopi. Betapapun sempurnanya, tetap ada pahit yang nggak bisa kita sembunyikan.

Pahit, yang menjadi dasar bagi rasa-rasa lain dalam secangkir kopi. Dan bukankah justru pahit itu yang membuat rasa lain jadi terasa lebih menyenangkan? Bukankah manis jadi berharga setelah kita memahami kepahitan?

Jadi, jangan terlalu membenci kepahitan hidup ya. Bagaimanapun, kita membutuhkan rasa pahit itu untuk belajar dan terus berkembang. Dan semua orang yang bikin kita iri karena tampak selalu bahagia, mereka pun juga pasti pernah atau akan melewati berbagai pahit yang kita rasakan kok. Kita semua sama-sama manusia, menjalani lekuk liku kehidupan yang penuh cela dan luka. Daripada saling iri, lebih baik baik saling dukung! (Red)

Sumber : Yukepo.com