Beranda Pemerintahan Industri di Banten Mulai Bergairah, Gubernur: Tak Ada Alasan Pengusaha Tak Bayarkan...

Industri di Banten Mulai Bergairah, Gubernur: Tak Ada Alasan Pengusaha Tak Bayarkan THR 

Aktivitas industri di Banten. (Foto: Iyus/Bantennews.co.id)

SERANG – Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) meminta pengusaha untuk membayarkan tunjangan hari raya (THR) secara penuh kepada pegawainya. Dirinya menilai, saat industri mulai bergairah meski pandemi belum berakhir.

Diketahui, pemerintah saat ini tengah berupaya melakukan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Kaitannya dengan THR yah harus dibayarkan, kemarin saya bertemu dengan para pengusaha di kawasan industri modern land tidak ada masalah, karena mereka tetap produksi,” ujar WH.

WH mengaku, sektor industri saat ini mulai bergairah. Hal itu terbukti di Kawasan Industri Cikande, Kabupaten Serang, permintaan pasar meningkat bahkan menerima pegawai.

“Memang industri furniture malah terus berproduksi, begitu juga dengan industri plastik tetap meningkat, malah menerima tenaga kerja,” jelasnya.

Menurut WH, saat ini industri masih mendapatkan permintaan ekspor dari berbagai negara.

“Kalau kita melihat di dalam kawasan industri itu tidak ada yang pesimisme. Yang ekspor yah tetap ekspor,  yang jual di dalam negeri ada. 60 persen dijual kedalam negeri 60 persen lagi dijual ke luar, masih jalan,” ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten, Al Hamidi mengatakan perusahaan swasta diwajibkan membayarkan secara penuh THR pada tahun ini.

“Skemanya (pembayaran THR ) kalau tahun kemarin bisa dicicil, tapi kalau untuk tahun tidak. Nominal nya satu bulan upah, kalau masa kerja lebih dari satu tahun. Kalau kurang diberikan secara proporsional,” kata Al Hamidi.

Disnaskertrans Provinsi Banten, lanjut Al Hamidi, akan membuat posko pengaduan bagi para pegawai yang tidak mendapatkan THR.

“Biasanya 15 hari sebelum lebaran sudah didirikan posko pengaduan. Untuk pembayarannya THR H-7 lebaran,” ujarnya.(Mir/Red)