Beranda Sosial dan Budaya Imlek di Banten Berlangsung Sejuk

Imlek di Banten Berlangsung Sejuk

253
0

SERANG – Perayan tahun baru dan peribadatan Imlek di Vihara Avalokitesvara, Banten Lama, Kota Serang berlangsung sejuk dan aman. Antusiasime terlihat bukan saja bagi etnis tionghoa di Banten, namun dari penduduk setempat yang beragama Islam. Suasana persaudaraan terlihat mewarnai Imlek di vihara tertua di Banten tersebut.

Kendati demikian, beberapa personel dari Kepolisian Daerah (Polda) Banten tetapengawal kegaiatan untuk memberikan ketertiban dan kelancaran kegiatan masyar. Kapolda Banten Irjen Pol Tomsih Tohir mengatakan secara umum situas dan kondisi dalam perayaan tahun baru imlek di Banten berlangsung kondusif.

“Dalam memberikan pelayanan serta perlindungan terhadap jemaat atau masyarakat yang akan memperingati perayaan tahun baru Imlek, pihaknya mengaku telah mengantsipasi berbagai kerawanan yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan selama perayaan tersebut,” kata Kapolda didampingi Kabidhumas Polda Banten AKBP Edy Sumardi, Selas (5/2/2019).

Dijelaskan Kapolda pengamanan perayaan maupun kegiatan keagamaan warga keturunan Tionghoa dilaksanakan dibeberapa lokasi Vihara. Diwilayah hukum Polres Serang Kota ada 5 lokasi, Polres Cilegon 3 lokasi, Polres Lebak dan Polres Pandeglang masing-masing 1 lokasi, dan Polresta Tangerang paling banyak dengan 17 lokasi.

“Pola pengamanan serta penempatan personel sudah dipetakan sesuai dengan jumlah jemaat dan potensi gannguan keamanan yang dapat ditimbulkan. Disetiap wilayah yang terdapat Vihara, Subden Jibom Detasemen Gegana akan diturunkan. Sterilisasi disetiap lokasi yang dijadikan tempat peribadatan bahkan sebelum kegiatan keagamaan dimulai,” jelasnya.

Kabid Humas Polda Banten, Edy mengajak kepada seluruh masyarakat khususnya di wilayah hukum Polda Banten bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat saat perayaan tahun baru Imlek.

“Bagi yang hendak berkendara menikmati waktu liburnya dengan keluarga, tetap utamakan keselamatan dan pastikan rumah yang ditinggalkan dalam keadaan terkunci untuk menghindari hal yang tidak diinginkan,” ujarnya. (Dhe/Red).