TANGERANG – Sebanyak 700 guru dan kepala sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tangerang menghadiri silaturahmi dan workshop yang digelar Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI)-PGRI Kabupaten Tangerang dalam rangka HUT ke-76 organisasi tersebut, Senin (25/5/2026) lalu.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna (GSG) Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang itu dibuka oleh Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah. Dalam sambutannya, Intan menyoroti tantangan dunia pendidikan anak usia dini yang semakin kompleks seiring perkembangan teknologi digital.
Menurutnya, pendidikan anak tidak lagi dapat dibebankan sepenuhnya kepada sekolah dan guru. Peran keluarga dinilai menjadi faktor penting dalam membentuk karakter dan kesiapan anak menghadapi perubahan zaman.
“Anak-anak akan menghadapi persaingan global dan perkembangan teknologi yang sangat cepat. Karena itu, keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan menjadi semakin penting,” kata Intan.
Ia menilai komunikasi yang terbangun antara guru, sekolah, dan orang tua akan berpengaruh terhadap lingkungan tumbuh kembang anak. Kolaborasi tersebut disebut menjadi salah satu faktor yang menentukan kualitas pendidikan sejak usia dini.
Dalam kesempatan itu, Intan juga mengungkapkan sejumlah program yang tengah disiapkan Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Pendidikan. Salah satunya adalah pelatihan deteksi dini Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) bagi guru TK yang akan dilakukan secara bertahap.
Selain itu, pemerintah daerah berencana menggelar webinar parenting yang membahas pengasuhan anak di era digital. Kegiatan tersebut akan melibatkan berbagai organisasi pendidikan dan menghadirkan narasumber dari kalangan psikolog serta praktisi pendidikan anak.
Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Tangerang, Hj. Eulis Aan Rodiantini, mengatakan momentum HUT ke-76 menjadi pengingat bagi para pendidik untuk terus beradaptasi dengan perkembangan metode pembelajaran.
Menurutnya, guru TK dituntut tidak hanya mengajar, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik saat ini.
“Kami ingin terus menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan pendidikan dan menghadirkan inovasi pembelajaran bagi anak-anak usia dini,” ujarnya.
Pada acara tersebut juga dilakukan penyerahan penghargaan Best Committee Award. IGTKI Kecamatan Panongan meraih juara pertama, disusul Kecamatan Curug di posisi kedua dan Kecamatan Balaraja sebagai juara ketiga.
Berdasarkan data panitia, workshop tersebut menjadi salah satu kegiatan terbesar IGTKI-PGRI Kabupaten Tangerang tahun ini dengan melibatkan ratusan pendidik dari berbagai lembaga TK di wilayah Kabupaten Tangerang.
Tim Redaksi
