Beranda Pemerintahan HUT Kota Serang ke-12, Banjir dan Infrastruktur Perlu Perhatian

HUT Kota Serang ke-12, Banjir dan Infrastruktur Perlu Perhatian

671
0
Wakil Walikota Serang Subadri Usuludin membantu mengevakuasi warga yang terjebak banjir - foto istimewa

SERANG – Kota Serang menginjak usia ke-12 pada Minggu (10/8/2019). Masih banyak pekerja rumah yang perlu dibenahi, salah satunya perihal banjir di wilayah ibukota Provinsi Banten.

Walikota Serang, Syafrudin mengatakan banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan semua pihak, khususnya masalah banjir, kampung kumuh, dan infrastruktur.

“Perlu tanggung jawab bersama karena Kota Serang masih banyak PR (pekerjaan rumah). Kami berharap semua pihak yang membentuk kota, baik provinsi, kabupaten, dan pemerintah pusat memberikan kontribusi. Sehingga PR yang banyak mudah-mudahan lebih baik tahun depan,” kata Syafrudin saat HUT Kota Serang di gedung DPRD, Jl Syekh Nawawi Al Bantani, Sabtu (10/8/2019).

Meski banyak pekerjaan rumah, katanya, ada beberapa sektor yang mengalami peningkatan. Seperti layanan kesehatan yang dulu hanya 7 puskesmas sekarang menjadi 16 puskemas, kemudian APBD kota yang selalu meningkat dari tahun ke tahun.

Pekerjaan selanjutnya, kata Syafrudin, Serang sebagai ibu kota provinsi perlu penanganan banjir. Menurutnya, hal ini tidak bisa dikerjakan sendiri, melainkan perlu ada intervensi dari pemerintah provinsi. Sebab, lokasi banjir ada di ruas-ruas jalan milik provinsi dan nasional.

“Ini bukan hanya jadi beban pemkot, tapi beban masyarakat, titik banjir di jalan nasional dan jalan provinsi. Ini jadi milik bersama,” ujarnya seperti dikutip dari detik.com.

Kemudian, yang harus diperhatikan juga adalah masih banyaknya kawasan kumuh di tengah kota. Dia meminta, di umur Serang ke-12 tahun ini, semua pihak juga melakukan penataan.

“Banyak sekali kekumuhan, terutama di perkampungan, ini harus ditangani bersama. Karena anggaran untuk menuntaskan kekumuhan tidak bisa cepat dengan keterbatasan anggaran,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Sekda Banten Al Muktabar meminta optimalisasi pada pelayanan publik Kota Serang. Dari pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur. Selain itu, para ASN diminta meningkatkan kompetensi dan menanamkan sikap antikorupsi.

“Parameter secara keseluruhan (Kota Serang) menunjukkan progres, ada hal teknis tertentu nanti kita review menuju percepatan, khususnya layanan publik,” ujarnya.

(Red)