
LEBAK – Penantian panjang korban banjir bandang Cigobang akhirnya mulai menemukan titik terang. Setelah enam tahun bertahan di hunian sementara (Huntara), warga mendapat kabar pembangunan hunian tetap (Huntap) ditargetkan mulai pada September 2026.
Harapan itu semakin menguat setelah akses jalan menuju lokasi pembangunan selesai dikeraskan. Jalan tersebut menjadi jalur utama untuk mengangkut material pembangunan Huntap.
Zaenudin, warga Desa Banjarsari, Kecamatan Lebakgedong, mengatakan seluruh penghuni Huntara menyambut gembira perkembangan tersebut. Menurutnya, selesainya pengerasan jalan menjadi tanda bahwa pembangunan rumah permanen semakin dekat.
“Alhamdulillah kami semua senang. Mudah-mudahan pembangunan Huntap segera dimulai sehingga kami tidak lagi tinggal di Huntara,” kata Zaenudin, Jumat (7/8/2026).
Zaenudin menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima warga, proses administrasi proyek masih berlangsung. Kontrak pekerjaan ditargetkan rampung pada 3 September 2026, sehingga pembangunan fisik berpeluang dimulai pada pertengahan September.
“Kalau semua sesuai jadwal, pertengahan September pembangunan rumah sudah bisa dimulai,” ujarnya.
Pemerintah menyiapkan lahan seluas sekitar 5,4 hektare sebagai lokasi pembangunan Huntap. Pada tahap awal, pembangunan akan difokuskan di lahan yang sudah padat dan memiliki kontur lebih landai.
Zaenudin berharap seluruh tahapan berjalan sesuai rencana sehingga ratusan korban banjir bandang segera memiliki rumah yang layak.
“Kami berharap semua proses berjalan lancar. Setelah enam tahun menunggu, kami ingin segera menempati rumah yang aman dan layak huni,” katanya.
Pemerintah membagi pembangunan Huntap menjadi dua tahap. Pada 2026 pemerintah menargetkan pembangunan 104 unit rumah, sedangkan 117 unit lainnya akan dibangun pada 2027. Dengan demikian, total 221 unit Huntap akan berdiri untuk korban banjir bandang Cigobang.
Sebelumnya, Wakil Deputi Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bersama jajaran pemerintah pusat dan daerah meninjau langsung lokasi pembangunan Huntap untuk memastikan kesiapan lahan dan percepatan proyek.
Penulis : Sandi Sudrajat
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd