Beranda Peristiwa Hujan Sejak Sore, Banjir dan Longsor Terjadi di Sejumlah Titik di Tangerang...

Hujan Sejak Sore, Banjir dan Longsor Terjadi di Sejumlah Titik di Tangerang Selatan

Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Tangerang Selatan sejak Senin (4/5/2026) sore, memicu banjir

TANGSEL — Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Tangerang Selatan sejak Senin (4/5/2026) sore, memicu banjir dan longsor di sejumlah titik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, longsor terjadi di Kecamatan Ciputat, tepatnya di kawasan Perumahan Nerada, Cipayung.

“Iya bang, longsor,” kata Rezaldi, warga setempat.

Sementara itu, genangan air masih terjadi di Perumahan Pondok Hijau, Kelurahan Pisangan, Ciputat Timur.

“Masih banjir bang di sini,” ujar Wawan, warga lainnya.

Secara terpisah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan mencatat sedikitnya 16 titik genangan dan banjir hingga Senin malam. Ketinggian muka air bervariasi antara 15 hingga 100 sentimeter.

 

Penata Layanan Operasional sekaligus Komandan Pleton Satgas Penanggulangan Bencana BPBD Tangsel, Dian Wiryawan, mengatakan laporan awal kejadian diterima sejak pukul 16.00 WIB, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

 

“Laporan awal kejadian diterima sejak pukul 16.00 WIB, menyusul hujan dengan intensitas cukup tinggi yang mengguyur wilayah Tangerang Selatan dan sekitarnya,” kata Dian.

 

Sejumlah titik dengan dampak cukup besar berada di wilayah Ciputat Timur dan Pondok Aren. Di Kampung Tembok Bolong, Rempoa, Ciputat Timur, ketinggian air mencapai 40 hingga 100 sentimeter dan berdampak pada 185 kepala keluarga. Hingga kini, genangan di lokasi tersebut belum surut.

 

Di Jalan Flamboyan Adiraga, Rempoa, banjir setinggi 100 sentimeter merendam 60 kepala keluarga. Sementara di kawasan Jurangmangu Permai, Jurangmangu Barat, ketinggian air berkisar 40 hingga 100 sentimeter dan berdampak pada 90 kepala keluarga.

 

Perumahan Pondok Hijau di Kelurahan Pisangan menjadi salah satu lokasi terdampak cukup besar dengan 400 kepala keluarga terdampak. Meski sempat mencapai 80 sentimeter, genangan di wilayah tersebut dilaporkan mulai surut menjadi sekitar 20 sentimeter.

Baca Juga :  Letusan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Jangkau Lampung Selatan

 

Adapun Perumahan Pondok Maharta, Kelurahan Pondok Kacang Timur, tercatat sebagai titik dengan jumlah warga terdampak terbesar. Sebanyak 450 kepala keluarga terdampak banjir dengan ketinggian air antara 25 hingga 50 sentimeter.

 

Selain merendam permukiman warga, genangan juga mengganggu akses jalan. Di Jalan Raya Ceger, Jurangmangu Barat, air masih menggenangi badan jalan dengan ketinggian mencapai 60 sentimeter.

 

BPBD Tangerang Selatan menyebutkan sejumlah wilayah mulai berangsur surut, antara lain Jalan Kayu Gede 1 Paku Jaya, Jalan Perkutut Raya Rengas, serta Perumahan Taman Mangu Pondok Aren.

 

Hingga Senin malam, beberapa titik dilaporkan mulai surut. Petugas masih melakukan penyedotan air serta pemantauan di sejumlah lokasi guna mempercepat surutnya genangan.

Penulis: Ahmad Rizki

Editor: Usman Temposo