Beranda Peristiwa Hujan Lebat dan Angin Kencang Berpotensi Meluas hingga Sore di Banten

Hujan Lebat dan Angin Kencang Berpotensi Meluas hingga Sore di Banten

SERANG — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah II mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca bagi masyarakat di wilayah Provinsi Banten pada Minggu (27/9/2026). BMKG mendeteksi potensi hujan berintensitas sedang hingga lebat yang berpeluang disertai sambaran kilat atau petir serta tiupan angin kencang mulai pukul 13.35 WIB.

Berdasarkan pemantauan radar cuaca per pukul 13.25 WIB, sebaran awan konvektif terpantau aktif dan berpotensi memicu cuaca buruk di beberapa kecamatan di tiga kabupaten, yaitu:

  • Kabupaten Pandeglang: Kecamatan Mandalawangi dan Mekarjaya.
  • Kabupaten Lebak: Kecamatan Muncang, Leuwidamar, Bojongmanik, Cibeber, Sobang, Lebakgedong, dan Cigemblong.
  • Kabupaten Serang: Kecamatan Ciomas dan Padarincang.

Prakirawan BMKG memperingatkan bahwa pergerakan sistem awan hujan berpotensi meluas secara signifikan ke puluhan kecamatan lain di wilayah Banten, mencakup:

  • Kabupaten Pandeglang: Bojong, Menes, Saketi, Cipeucang, Jiput, Cimanuk, Kaduhejo, Banjar, Pandeglang, Cadasari, Cisata, Karang Tanjung, Carita, Pulosari, Koroncong, dan Majasari.
  • Kabupaten Lebak: Panggarangan, Cipanas, Gunungkencana, Banjarsari, Cileles, Cimarga, Sajira, Maja, Rangkasbitung, Warunggunung, Cijaku, Cikulur, Cibadak, Curug Bitung, Kalanganyar, dan Cirinten.
  • Kabupaten Serang: Petir, Tunjung Teja, Baros, Pamarayan, Kopo, Jawilan, Pabuaran, Cinangka, dan Gunung Sari.
  • Kota Serang: Kecamatan Taktakan dan wilayah di sekitarnya.

Kondisi cuaca basah ekstrem ini diprakirakan bertahan setidaknya hingga pukul 15.30 WIB. BMKG mengimbau masyarakat pengguna jalan dan warga yang bermukim di daerah rawan bencana hidrometeorologi—seperti lereng curam, bantaran sungai, dan kawasan pesisir—untuk waspada terhadap ancaman pohon tumbang, genangan air, luapan sungai, serta berkurangnya jarak pandang saat berkendara.

Tim Redaksi