
LEBAK – Hujan yang mengguyur wilayah Rangkasbitung selama beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah ruas jalan di Kota Rangkasbitung terendam banjir, Sabtu (7/3/2026). Ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 20 hingga 30 sentimeter.
Berdasarkan pantauan di salah satu ruas jalan, yakni di Jalan TB Hasan tepatnya di Kampung Cimesir, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, sebagian badan jalan terlihat tergenang air. Kondisi tersebut membuat sejumlah kendaraan terpaksa memperlambat laju, bahkan ada yang memilih memutar balik.
Iwan, salah seorang pengendara sepeda motor yang melintas di lokasi, mengatakan bahwa kawasan tersebut hampir setiap musim penghujan selalu mengalami banjir.
Menurutnya, banjir diduga terjadi akibat kondisi drainase yang kurang baik sehingga air tidak mengalir dengan lancar.
“Banjir ini diakibatkan karena kondisi drainase yang buruk. Air yang seharusnya mengalir malah meluap ke jalan dan mengakibatkan genangan,” kata Iwan.
Ia menambahkan, selain menghambat arus lalu lintas, genangan air juga berpotensi merusak permukaan jalan serta meningkatkan risiko kecelakaan bagi para pengendara.
“Beberapa kendaraan bahkan harus memperlambat laju karena khawatir mesin mati akibat air yang cukup tinggi. Banyak juga pengendara sepeda motor yang akhirnya memilih memutar balik,” ujarnya.
Iwan berharap pihak terkait segera melakukan perbaikan serta pembersihan saluran drainase agar persoalan banjir tidak terus berulang setiap musim hujan.
“Perbaikan sistem drainase menjadi langkah penting untuk mengurangi genangan air dan menjaga kelancaran aktivitas masyarakat,” tutupnya.
Penulis: Sandi Sudrajat
Editor: Usman Temposo