Beranda Peristiwa Hujan Deras, Banjir Rendam Permukiman Warga di Ciwandan Hingga 1,2 Meter

Hujan Deras, Banjir Rendam Permukiman Warga di Ciwandan Hingga 1,2 Meter

Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kota Cilegon sejak Sabtu pagi (31/1/2026) menyebabkan banjir di Linkungan Cilurah. Bahkan petugas hingga mengevakuasi warga terdampak - Foto Dok. BPBD Kota Cilegon

CILEGON – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kota Cilegon sejak Sabtu pagi (31/1/2026) menyebabkan banjir di Linkungan Cilurah RT 06 RW 02, Kelurahan Kepuh, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kota Cilegon, banjir terjadi sekitar pukul 08.00 WIB akibat meluapnya aliran kali yang tidak mampu menampung debit air hujan.

Ketinggian muka air (TMA) dilaporkan mencapai sekitar 1,2 meter dan menggenangi permukiman warga. Sedikitnya 10 kepala keluarga (KK) atau 53 jiwa terdampak dalam peristiwa tersebut. Beruntung, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

Petugas gabungan langsung bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi. Upaya yang dilakukan meliputi asesmen lapangan, pendataan warga terdampak, hingga evakuasi menggunakan perahu rafting.

“Evakuasi warga selesai sekitar pukul 11.00 WIB dan saat ini air sudah mulai surut. Kondisi di lokasi dinyatakan aman dan terkendali,” demikian keterangan resmi Pusdalops-PB BPBD Kota Cilegon.

Dalam proses penanganan, sejumlah unsur terlibat, di antaranya BPBD Kota Cilegon, Babinsa Kelurahan Kepuh, Polsek Ciwandan, Tagana Kota Cilegon, KSB, serta unsur masyarakat setempat.

Meski situasi telah kondusif, BPBD mencatat masih terdapat kebutuhan mendesak bagi warga terdampak, seperti makanan siap saji dan alat kebersihan untuk membantu proses pemulihan pascabanjir. Sumber informasi awal berasal dari Ketua RT setempat, Bapak Sehu.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Cilegon, Suhendi mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar bantaran sungai di wilayah Kecamatan Ciwandan dan sekitarnya, agar tetap waspada.

“Mengingat potensi hujan deras masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan,” ujarnya.

Penulis: Usman Temposo
Editor: Wahyudin