SERANG – Hotel Aston di Banten yaitu Serang Hotel & Convention Center, Kota Cilegon dan Anyer menghadirkan program kuliner bertajuk “60 Seconds to Seoul”, yang menawarkan sensasi menikmati cita rasa khas Korea hanya dalam waktu 60 detik.
Regional General Manager Aston Hotel Banten, Doddy Fathurahman, menjelaskan konsep ini dihadirkan untuk mendekatkan pengalaman kuliner internasional kepada para tamu hotel tanpa harus pergi jauh ke luar negeri.
“Konsep 60 Seconds to Seoul itu filosofinya mendekatkan diri dengan customer kami. Walaupun makanannya Korea, tapi tidak perlu jauh-jauh ke Korea. Cukup datang ke Aston Serang, dalam 60 detik bisa menikmati sajian Korea,” ujar Doddy, Senin (27/10/2025).
Program Korean Pop-Up ini menghadirkan beragam menu street food ala Korea seperti Gangnam Hot Chicken, Tteokbokki, Kimchi Fried Rice, hingga Seoul Chicken Burger. Seluruh menu ditawarkan dengan harga terjangkau, mulai dari Rp38 ribu hingga Rp58 ribu.
“Harga semua menu di bawah Rp50 ribu. Jadi cukup ramah di kantong, tapi pelanggan tetap bisa merasakan kualitas makanan terbaik,” tambahnya.
Untuk sementara, menu 60 Seconds to Seoul tersedia melalui room service dan pool menu bagi para tamu hotel. Namun ke depan, pihaknya juga membuka peluang agar menu ini bisa dipesan melalui GrabFood atau GoFood.
“Program ini akan kami hadirkan selama tiga bulan. Setelah itu akan berganti konsep, misalnya 60 Seconds to Tokyo atau 60 Seconds to Bangkok, agar tamu selalu mendapat pengalaman baru,” jelas Doddy.
Meski tengah mempopulerkan kuliner internasional, Doddy menegaskan Aston Serang tetap berkomitmen untuk mempromosikan kuliner lokal khas Banten.
“Meskipun begitu, Aston juga tidak melupakan menu-menu lokal Banten. Dalam setiap acara besar seperti meeting atau perayaan, kami selalu menyajikan makanan khas daerah seperti rabeg, angen lada, sate bandeng, hingga kulit tangkil merah,” ujarnya.
Menurut Doddy, promosi kuliner luar negeri seperti Korea dilakukan sebagai bagian dari strategi menarik minat tamu, namun bukan berarti pihaknya mengesampingkan kekayaan kuliner lokal.
“Itu semua sudah ada, hanya beda timing saja. Sekarang momennya sedang menonjolkan yang luar negeri karena itu yang sedang tren dan menjual. Tapi bukan berarti kita melupakan makanan lokal,” tegas Doddy.
Menurutnya Program 60 Seconds to Seoul menjadi langkah kreatif Aston Serang untuk menghadirkan pengalaman kuliner tematik yang segar, tanpa melupakan cita rasa lokal Banten yang tetap menjadi identitas kuliner hotel tersebut.
Penulis : Adef Faturohman
Editor : Tb. Moch. Ibnu Rushd
