Beranda Pemerintahan HIPMI Tangerang Minta Pemerintah Terbuka Soal Stok Pangan

HIPMI Tangerang Minta Pemerintah Terbuka Soal Stok Pangan

248
0
Ilustrasi - foto istimewa

KAB TANGERANG – Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Tangerang Lukman Nurhakim menilai negara sedang dalam situasi genting. Pasalnya, pemerintah menerjunkan institusi TNI dan Polri untuk bercocok tanam sebagai petani demi memulihkan stok pangan yang kian menipis.

“Jika TNI/Polri sudah turun kesawah dan kebun bertanda sudah genting. Artinya stok pangan menipis,” ujar Lukman dikutip BantenNews.co.id, Selasa (4/8/2020).

Lukman menambahkan, analisa itu diperkuat dengan arahan kepala daerah seperti Bupati Tangerang, meminta kepada jajaran perangkat OPD untuk mengkonsumsi pangan lokal.





Dirinya menuding pemerintah tidak mau terbuka terkait data pangan. Namun, di sisi lain memungkinkan takut terjadi lonjakan harga dan penimbunan jika data tersebut dibuka.

“Belum dapat data pasti, sedang mencari. Pemerintah nggak mau terbuka takut terjadi lonjakan harga dan penimbunan,” tandasnya.

Lukman mengapresiasi langkah pemanfatan lahan tidur dijadikan sebagai lahan produktif bertani. “Tapi jangan tanggung, cari lahan yang besar,” ungkap dia. (Ren/Red)