Beranda Gaya Hidup Hindari 9 Hal Ini Biar Kamar Tidurmu Gak Jadi Sumber Alergi

Hindari 9 Hal Ini Biar Kamar Tidurmu Gak Jadi Sumber Alergi

46
0
Ilustrasi - foto istimewa IDN Times

Orang yang alergi, punya imunitas yang sensitif dengan zat yang tidak berbahaya untuk sebagian orang. Misalnya saja alergi dingin, alergi debu, dan sebagainya. Respon yang kemudian muncul akibat alergi adalah batuk, pilek, dan gatal-gatal. Bila dibiarkan, bisa gak nyaman dan mengganggu aktivitas lho!

Kamar tidur merupakan salah satu sumber alerginya. Kalau kamu pikir berdiam di kamar tidur saja aman daripada keluar rumah, justru keliru. Ini karena semua tempat punya potensi jadi sumber alergi.

Lalu, apa yang perlu diwaspadai dari kamarmu? Berikut seperti dilansir IDN Times.

1. Debu & serbuk bunga

Debu dan serbuk bunga merupakan sumber alergen yang paling umum. Alergen hirup dan kontak tersebut bisa datang dari luar area kamar, bahkan rumah. Supaya ini bisa diminimalisir, tata ulang furnitur kamar tidurmu. Sembari menata, pastinya nanti sudut-sudut kamar yang tak terjamah menampakkan alergen tersebut dan kamu bisa membersihkannya.

2. Gorden

Berapa lama sekali kamu mencuci atau membersihkan gorden kamarmu? Pertanyaan ini memang sepele. Karena gorden bukan kain yang dikenakan pada tubuh, kamu sering lupa menjaga bahkan sekedar cek kebersihannya. Padahal, gorden adalah bagian pertama yang bersentuhan dengan udara luar. Debu-debu juga kerap kali ngumpet di lipatan-lipatannya. Seringnya karena bahan gorden yang tebal, mencuci gorden jadi lebih merepotkan.

Untuk mengatasi hal tersebut, kamu bisa mengganti gordenmu dengan kain yang materialnya lebih tipis namun mudah dibersihkan. Kamu juga bisa pilih tirai/blind dari bahan plastik atau solid wood yang cukup dilap basah. Jika tak mau repot, kini sudah banyak jasa membersihkan kasur yang bisa membersihkan korden juga.

3. Kecoa

Menurut American Academy of Allergy Ashtma and Immunology (AAAAI), mengendalikan populasi kecoa di rumah sangatlah penting. Ini karena kecoa merupakan salah satu alergen juga. Cara mengendalikan populasi kecoa ini sangatlah mudah! Cukup buang sampahmu setiap hari dan jangan sampai biarkan menumpuk terlalu lama di dalam kamar.

4. Tungau

Selain mengendalikan populasi kecoa, AAAAI juga menyarankan pengendalian tungau. Hewan yang satu ini memang begitu kecil dan tidak mudah terlihat mata. Namun bahayanya dapat menyebabkan batuk dan yang lebih parah, serangan asma. Kamu bisa melapisi bantal dan kasurmu dengan bahan anti alergi. Kemudian cucilah sprei, sarung bantal, guling, selimut, serta bedcover dengan air panas seminggu sekali.

5. Hewan peliharaan

Ketika kamu memiliki hewan peliharaan dan dia dibiasakan masuk ke rumah, sebaiknya kamu pikir ulang lagi. Jika kamu cukup telaten membersihkan dan memandikan hewan peliharaan kamu, resiko alergi bisa dikurangi. Tapi kalau kamu saja malas-malasan membersihkan, jangan heran kalau nanti kamu kena alergi.

Kamu bisa menggunakan penjernih udara yang dilengkapi filter High Efficiency Particulate Air Filter (HEPA) jika ingin hewan kesayanganmu tetap masuk di rumah, apalagi kamar. Namun bersih-bersih kamar juga tetap rutin dilakukan. Ini karena di samping bulu, air kencing beberapa hewan peliharaan juga ada yang bersifat alergen.

6. Boneka

Buat cewek, boneka memang lumrah dijadikan penghias di kamar tidur. Di samping itu, ada juga yang menaruhnya di sisi kasur untuk sewaktu-waktu dipeluk dan dijadikan guling. Jika yang terakhir ini adalah kebiasaanmu, rajinlah mencuci dan menjemur boneka. Gebuk-gebuk juga boneka pasca dijemur. Serat-serat halus pada boneka tergolong rapat dan mudah dihinggapi debu. Bila terhirup, batuk dan pilek adalah resikonya.

7. Area lembab

Area yang basah dan lembab sangat mudah ditumbuhi jamur. Coba saja kamu tengok kamar mandi, kusen jendela, dan area di bawah tempat cuci piring. Kamu dapat melenyapkan jamur-jamur di bagian itu menggunakan pembersih desinfektan dan anti bakteri. Tengok juga AC kamarmu! Untuk memusnahkan jamur pada filter AC, gantilah filter dengan yang baru sesuai petunjuk pabrik.

8. Kumpulan barang-barang kesayangan berukuran kecil

Siapkan wadah simpan untuk barang-barang kesayanganmu yang berukuran kecil. Ketika kamu menyimpannya di luar, kemungkinan kamu jarang menyentuhnya. Kumpulan-kumpulan barang itu pun terkena debu. Debu akan semakin tebal seiring jarangnya kamu bersih-bersih. Karena itu, lebih baik kamu menyimpannya di tempat yang tidak terpapar udara langsung. Namun sekali-kali tengoklah dan bersihkan dalam jangka waktu tertentu.

9. Sela-sela kasur

Barangkali kamu sudah sering menyapu kasurmu dengan sapu lidi. Namun, ada sela-sela kecil yang tidak mungkin kamu bersihkan. Sementara itu, kotoran yang terkumpul ada banyak. Belum dengan noda kecoklatan karena usia kasur yang lawas maupun noda cairan tumpah. Untuk mengatasinya, kamu bisa memanggil jasa vacuum kasur yang tengah marak di Indonesia. Tak cuma debu, tungau-tungau pun ikut tersedot. (Red)