
CILEGON — Mantan Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian, menyoroti lonjakan angka pengangguran di tengah klaim penurunan kemiskinan dalam setahun kepemimpinan Robinsar–Fajar. Ia mengingatkan Pemkot Cilegon agar tidak cepat berpuas diri.
Helldy menilai, penurunan kemiskinan tidak otomatis mencerminkan kondisi ketenagakerjaan yang sehat.
“PR masih banyak. Kemiskinan turun, tapi pengangguran naik. Ini harus jadi perhatian serius,” tegasnya usai Rapat Paripurna HUT Cilegon ke-27 di DPRD Cilegon, Senin (27/4/2026).
Ia memaparkan, tren penurunan pengangguran saat memimpin Cilegon, dari 12,69 persen hingga sempat menyentuh 6,08 persen, sebelum kembali naik menjadi 7,41 persen pada tahun terakhir.
“Sekarang ini jadi tantangan bagi Robinsar-Fajar untuk menekan lagi angka pengangguran,” ujarnya.
Helldy juga mendorong Pemkot memperkuat kerja sama dengan sektor industri sebagai kunci membuka lapangan kerja.
“Sinergi dengan industri harus diperkuat. Program penempatan kerja ke luar negeri juga bisa jadi opsi tambahan,” katanya.
Sementara, Wali Kota Cilegon, Robinsar, menanggapi masukan itu dengan menekankan pentingnya langkah konkret, bukan sekadar wacana.
“Kita butuh aksi nyata. Kalau cuma retorika, tidak ada gunanya,” tegasnya.
Ia memastikan, Pemkot Cilegon tetap fokus menekan pengangguran melalui program yang sudah disiapkan, termasuk dukungan sosial dan kebijakan lain yang menyasar penciptaan kerja.
Penulis : Maulana
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd