Beranda Bisnis Hasrat Pemkot Cilegon Kuasai Dermaga PT Lotte Chemical Kandas

Hasrat Pemkot Cilegon Kuasai Dermaga PT Lotte Chemical Kandas

Plt Walikota Cilegon, Edi Ariadi memberikan keterangan ke awak media. (Foto : Gilang)

CILEGON – Cita-cita Pemkot Cilegon yang ingin mengusai akses Dermaga Pelabuhan milik PT Lotte Chemical akhirnya kandas. Pasalnya, Pemkot telah pasrah dan memberikan izin pembangunan dermaga perusahaan kimia tersebut.

Sebelumnya saat Walikota Cilegon dijabat Tb Iman Ariyadi, Pemkot mempunyai hasrat besar agar dermaga perusahaan asal Korea Selatan tersebut menggunakan Pelabuhan Warnasari dalam berbagai aktivitas kepelabuhanannya. Itu dilakukan sebagai upaya menunjang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Cilegon melalui Pelabuhan Warnasari.

Plt Walikota Cilegon Edi Ariadi menyatakan bahwa perizinan PT Lotte Chemical sudah rampung, termasuk perizinan pembangunan dermaga.

“Semua izin clear, termasuk dermaga salah satunya, kan sudah masuk ke KSOP ya, kan Lotte dermaganya juga sudah masuk rencana induk pelabuhan,” ujar Edi ditemui di acara Ground Breaking Ceremony PT Lotte Chemical di Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Jumat (7/12/2018).

Saat ditanya wartawan rencana Pemkot Cilegon menguasai dermaga PT Lotte Chemical, Edi justru terkesan mengeluarkan nada tinggi.

“Ngutik-ngutik saja, ngutik-ngutik bae, udah yang lewat-lewat gak usah diutik- utik, kita tuh berpikir kedepan lah jangan kebelakang ya,” tandas Edi.

Begitu juga ketika wartawan menanyakan potensi Pasar Pelabuhan Warnasari bakal hilang jika dermaga PT Lotte Chemical jadi dibangun.

“Potensi pasar? kitanya aja belum apa-apa, udah ngitung potensi pasar. Due picis ore (punya uang tidak-red), Pemkot Cilegonnya juga belum punya uang. Jadi harusnya berpikir realistis lah. Jangan menahan investasi yang sudah datang, ntar kita sendiri gak maju. Kalau kitanya punya uang sih boleh. Wong lake picise jeh (tidak ada uangnya-red), modal tanah doang,” ucap Edi.

Dia mengaku mendukung PT Lotte Chemical dibangun di Cilegon karena bakal berdampak pada semua aspek seperti penyerapan tenaga kerja, persaingan usaha lokal. (Man/Red)