Beranda Pilkada Serentak 2020 Hasil Pleno KPU Pandeglang, 2 Bapaslon Perseorangan Tak Penuhi Batas Minimum Dukungan

Hasil Pleno KPU Pandeglang, 2 Bapaslon Perseorangan Tak Penuhi Batas Minimum Dukungan

Ketua KPU Pandeglang Ahmad Suja'i (tengah) saat memimpin rapat pleno rekapitulasi dukungan Bapaslon jalur perseorangan - (Memed/BantenNews.co.id)

PANDEGLANG – Hasil rapat pleno rekapitulasi dukungan untuk Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) dari Jalur perseorangan yang dilakukan Komisi Pemilihan Umun (KPU) Pandeglang, dua Bapaslon yakni Mulyadi – Subhan dan Kristanto – Hendra Pranova tidak memenuhi batas minimum dukungan.

Ketua KPU Pandeglang, Ahmad Suja’i menyampaikan, Verifikasi Faktual (Verfak) sudah dilakukan oleh PPS sejak 28 Juni hingga 11 Juli 2020 dan pada 16-17 Juli kemarin dilakukan pleno tingkat kecamatan.

“Hasil pleno dari kedua bakal calon yang memenuhi syaratnya tidak ada yang mencapai angka minimum yang sudah ditetapkan KPU sebanyak 69.808 dukungan,” jelas Suja’i usai rapat pleno, Selasa (21/7/2020).

Suja’i membeberkan, untuk pasangan Mulyadi-Subhan yang memenuhi syarat hanya 56.679 dukungan dan kekurangannya sekitar 13.129 dukungan. Berdasarkan ketentuan ketika Bapaslon akan melakukan penyampaian kembali dukungan kekurangan untuk perbaikan harus dua kali lipat artinya harus menyampaikan dukungan perbaikan sekitar 28.628 yang sebarannya harus tersebar lebih dari 52 persen kecamatan.

Sedangkan untuk Bapaslon Krisyanto – Hendra Pranova yang memenuhi syarat hanya 36.723 dukungan jadi masih ada kekurangan sebanyak 33.085 dukungan dikali dua jadi sebanyak 76.170 dukungan.

Kata Suja’i, bagi Bapaslon jalur perseorangan yang akan menyampaikan kekurangan dukungan perbaikan diberi batas waktu selama 3 hari yang dimulai dari 25 hingga 27 Juli 2020.

“Kalau tidak ada yang memperbaiki maka tidak ada yang daftar dari jalur perseorangan dan dianggap dengan sendirinya gugur, jadi ketika batasan akhir pada 27 Juli tidak ada maka dipastikan tidak ada calon dari jalur perseorangan, karena tahapan pendaftaran itu kurang lebih 59 hari lagi di September,” katanya.

(Med/Red)