Beranda Peristiwa Hari Kelima Pencarian Jurnalis dan ABK, SAR Sisir Pulau Sertung hingga Udara

Hari Kelima Pencarian Jurnalis dan ABK, SAR Sisir Pulau Sertung hingga Udara

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki memberikan keterangan di Posko SAR Terpadu, Carita, Pandeglang. (Mg-Madani Prasetia/Bantennews)

PANDEGLANG — Lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda belum juga ditemukan hingga hari kelima pencarian, Sabtu (12/9/2026). Tim SAR Gabungan memperluas penyisiran hingga Pulau Sertung, pulau yang berada paling dekat dengan Gunung Anak Krakatau (GAK).

Namun, penyisiran di Pulau Sertung belum menemukan tanda keberadaan delapan korban.

Tim SAR mengerahkan KN SAR Tetuka 247, KN SAR Basudewa, KRI Leuser, KRI Kerambit, RIB Basarnas, helikopter HR-3604, serta dua drone thermal. Petugas menyisir kawasan sekitar GAK, Pulau Sertung, dan sejumlah titik perairan Selat Sunda.

Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki mengatakan tim telah memeriksa sejumlah pulau di sekitar GAK, termasuk Pulau Sertung.

“Beberapa pulau, termasuk Pulau Sertung yang paling dekat dengan GAK, juga sudah dilakukan penyisiran. Hasilnya masih nihil,” kata Hengki di Posko SAR Marina Lippo Carita, Pandeglang, Sabtu (12/9/2026).

Hengki menegaskan, operasi pencarian masih berjalan. Tim SAR mengikuti prosedur operasi selama tujuh hari dan akan mengevaluasi langkah berikutnya jika menemukan petunjuk baru.

“Kalau berdasarkan SOP, pencarian dilakukan selama tujuh hari. Tapi nanti akan kita evaluasi kembali apabila ada tanda-tanda korban ditemukan,” ujarnya.

Meski lima hari berlalu tanpa hasil, Hengki memastikan, tim belum menghentikan pencarian.

“Ini baru hari kelima. Kita semua berharap dan berdoa semoga korban segera ditemukan,” tegasnya.

Lima jurnalis yang masih dalam pencarian yakni M. Bagus Khoirunnas (Antara), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudistiro Pranoto (iNews), Firman Daus (Anadolu Agency), dan Donal Husni (freelance).

Mereka berlayar bersama tiga awak kapal, Warta sebagai kapten, Sukarman sebagai ABK, dan Heriyanto sebagai pemandu.

Penulis : Mg-Madani Prasetia
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd