TANGSEL — Pemerintah Kota Tangerang Selatan mulai memperketat pengawasan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada 27 Mei 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan harga pangan tetap stabil dan pasokan kebutuhan masyarakat aman di pasaran.
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, mengatakan rapat pengendalian inflasi daerah menjadi bagian penting dalam memantau perkembangan harga bahan pokok menjelang hari raya dan memasuki triwulan kedua tahun ini.
“Untuk mengawasi pergerakan harga di pasar, terutama terkait ketersediaan bahan pokok dan harga bahan pokok di masyarakat menjelang Hari Raya Idul Adha,” kata Pilar, Kamis (21/5/2026).
Menurut Pilar, pengawasan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar inflasi tetap terkendali dan daya beli masyarakat tidak terganggu. Pemerintah daerah juga terus memantau kondisi pasar guna mengantisipasi lonjakan harga yang signifikan.
Politikus Partai Golkar itu menyebut Pemkot Tangsel telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi apabila terjadi gejolak harga maupun gangguan distribusi barang di lapangan. Salah satu opsi yang disiapkan yakni intervensi pasar melalui operasi pasar murah dan program stabilisasi harga.
“Ya kita kontrol terus agar inflasi daerah tidak terus naik dan daya beli masyarakat juga bisa terkontrol dengan baik. Apalagi menjelang hari raya ini memang waktu-waktu yang rawan,” ujarnya.
Selain kebutuhan pokok, pemerintah juga mencermati potensi kenaikan harga daging menjelang Idul Adha. Meningkatnya permintaan masyarakat dinilai dapat memicu kenaikan harga apabila tidak diantisipasi sejak dini.
Karena itu, forum pengendalian inflasi daerah diminta merumuskan langkah strategis guna menjaga stabilitas harga selama momentum hari besar keagamaan tersebut.
“Maka dari itu nanti di forum ini merumuskan langkah-langkah strategis yang bisa kita lakukan,” tuturnya.
Sementara itu, berdasarkan laporan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang Selatan, stok pangan dan distribusi kebutuhan pokok hingga kini masih dalam kondisi aman. Pemerintah juga mengklaim belum menemukan lonjakan permintaan yang berdampak besar terhadap harga di pasar.
“Bahan pangan sampai saat ini insyaallah masih aman. Kita cek ke pasar-pasar, stok masih terkendali dan demand-nya juga masih terkendali,” tutup Pilar.
Penulis: Ahmad Rizki
Editor: Usman Temposo
